Miris, Cewek Ini Kenal Cowok di Medsos Sampai Naik Motor Nganjuk-Semarang, Pas Ketemu Malah…

CEKTKP.ID – Kasmaran pada cowok yang dikenal lewat Facebook, perempuan ini rela naik motor Nganjuk – Semarang. Tapi begitu ketemu, kisah selanjutnya viral di medsos.

Seorang ibu mendadak kaget usai lihat dan dengar perempuan menangis. Air mata penyesalan mengalir deras di sekitar swalayan Ramai, Peterongan, Semarang.

Karena penasaran, kemudian sang ibu tersebut mendekat. Tiba-tiba si perempuan mendadak ingin pinjam HP.

“Buat apa?” tanya sang ibu.

Sambil menangis, kemudian dijawab untuk melihat FB teman. Rupanya, perempuan berkerudung coklat tersebut telah ditipu. Domisili asli sebenarnya di Nganjuk, Jawa Timur.

Dia rela datang meski harus ke ibukota Jawa Tengah. Rencananya akan diajak bertemu dengan orang tua laki-laki kenalan dari FB. Namun setalah di swalayan Ramai, mimpi buruk itu akhirnya datang.

Baca Juga  Unik, Metode Rukiah Pakai Pistol Mainan

Sang teman dari FB awalnya bilang ingin beli wajan. Lalu dia disuruh lihat-lihat koleksi sepatu di sekitar Ramai.

Usai beberapa saat asik melihat-lihat, kemudian dirinya mencoba menghampiri si lelaki. Namun apa daya, orang yang baru dikenal sudah tidak ada.

Tidak hanya itu, motor matik miliknya juga raib dibawa kabur. Padahal, STNK beserta dompet ada di jok motor. Usai mendengar kisah pilu ini, ibu yang berempati akhirnya mengajak untuk ke kantor polisi terdekat.

Takutnya, bila ditinggal sendiri, sang perempuan bisa jadi justru dimanfaatkan oleh orang-orang nakal. Lantas keduanya segera menuju Polsek Candisari dan kemudian dirujuk ke poltabes untuk ditindaklanjuti.

Tragedi penipuan oleh kenalan dari teman FB pertama kali dibagikan oleh netizen bernama Yuni Rusmini.

Baca Juga  Unggahan Uang Sobek Saat Ngambil Duit di ATM Viral, Gimana Solusinya?

“Mari belajar dari kisah ini, terutama bagi para pengguna Facebook,” tulisnya.

“Jangan mudah percaya dengan orang yang baru kita kenal di FB.”

Dia mengajak sejumlah orang untuk memviralkan kejadian ini.

“Viralkan kisah ini.”

“Bisa jadi pembelajaran agar tidak ada lagi kejadian, kriminal, penipuan, dan pencurian dari FB yang berkedok cinta.”