Loading...

Soal Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Mahfud MD: Telah Dikoordinasikan ke BIN dan BNPT

Loading...

Cektkp.id- Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD menegaskan apa yang disampaikannya soal ada buronan radikal lari ke Indonesia, bukan bermaksud memfitnah Arab Saudi.

Informasi yang didapatnya soal itu, pun telah dikoordinasikan ke Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)

Bkn memfitnah Arab, justru info ini dari Arab sendiri. Di Saudi bnyk ditangkap orang2 radikal, yg blm ditangkap (dgn uang melimpah) lari ke berbagai negara, termasuk ke Indonesia. Kemarin sore Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) juga mengonfirmasi ini dgn BIN dan BNPT dlm closed FGD,” tulis Mahfud MD yang dikutip okezone pada Minggu (18/8/2019).

Kata Mahfud yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan informasi yang disampikannya bukanlah hal baru.

Baca Juga  Terduga Penyerang Polsek Wonokromo Bekerja Sebagai Sales Kerupuk

Berita bhw di Saudi banyak kaum radikalis yg ditangkap dan yg blm ditangkap lari Asia Tenggara sebenarnya bkn berita baru dan sdh sering diungkapkan. Semula tenang2 sj, tp bgt saya ikut ngomongkan tiba2 jd berita besar dan ditanggapi scr besar2an. Alhamdulillah, kalau begitu,” kata Mahfud.

Sama halnya, sambung Mahfud, tentang penangkapan pangeran dan pejabat-pejabat di Arab Saudi karena terlibat korupsi lalu disebut sebagai fitnah. Padahal berita itu benar adanya.

Sama halnya dgn penangkapan pengeran2 dan pejabat2 tertentu beberapa waktu yg lalu di Saudi Arabia krn korupsi. Katanya itu fitnah krn di negara Islam spt Arab Saudi sulit ada korupsi. Pdhal berita itu dilansir oleh Kerajaan Saudi sendiri yg disiarkan di media2 internasional jg,” kata Mahfud.

Baca Juga  Sebut Buronan Radikal Arab Masuk Indonesia, Din Syamsuddin Anggap Pernyataan Mahfud MD Bernada Tuduhan

Sumber: okezone.com