Loading...

Tanpa Perlawanan Kelompok Jaringan Bahrun Naim Ditangkap

Loading...

CEKTKP.ID, MEDAN- Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Mabes Polri dan Polda Sumut menangkap, Syafii (25), terduga teroris di rumah milik Herman Lubis di Jalan Delitua, Dusun 3, Aji Baho, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Rabu (21/12) siang, pukul 12.00 wib.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan menegaskan, tersangka Syafi’i yang kelahiran Bukit Lawang, 3 Juli 1989 dan memiliki alamat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bida Ayu, Blok E, No.53, RT 001, RW 015, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tersebut merupakan DPO tindak pidana terorisme.

Syafi’i bergabung dalam kelompok Katibah Gonggong Rebus (KGR) pimpinan Gigih Rahmat Dewa bersama-sama merencanakan kegiatan amaliyah (tindak pidana terorisme) di bawah kendali Bahrun Naim Anggih Tamtomo.

Bersama-sama dengan anggota KGR lainnya memfasilitasi dua WNA Republik Rakyat Tiongkok (RRT) etnis Uyghur (Ali @ Faris Kusuma @ Nu Mehmet Abdulah Cuma dan Doni Sanjaya @ Muhamad @ Halide Tuerxun) yang termasuk dalam jaringan teroris The East Turkestan Islamic Movement masuk ke Indonesia secara ilegal dan menyembunyikan keberadaannya selama di Batam.

Syafi’i juga mengetahui dan ikut serta dalam menjalankan/mengelola Rafiqa Travel milik Rafiqa Hanum (Istri Bahrun Naim) dan Bahrun Naim alias Abu Aisyah.

Dia (Syafi’i) mengikuti baiat pada ISIS bersama-sama anggota kelompok KGR pada bulan Agustus 2016 di Sungai Ladi, Batam. Memiliki peran sebagai pengrekrut orang yang akan bergabung dalam kelompok KGR.
Terkait penangkapan, lanjut Rina, tersangka tidak melakukan perlawanan. “Dalam penindakan tersebut, tersangka tidak melakukan perlawanan,” kata Rina.

Untuk menangkap tersangka, beber Rina, kekuatan personel di sekitar TKP, 1 tim SW dan 1 tim SV dari Densus 88 AT dan 2 unit dari Dit Intelakam Polda Sumut dan Sat Intelkam Polres Deliserdang.
“Setelah ditangkap, pelaku dibawa ke Mako Sat Brimobda Sumut untuk diinterograsi, dan rencananya besok (hari ini) akan diterbangkan menuju Jakarta,” kata Rina.(Anto/cektkp)