Loading...

Sujiwo Tejo Saran Arteria Dahlan Diberi Gelar Bapak Budi Pekerti, Penganugerahannya di Depan Anak STM

Loading...

Cektkp.id- Nama Politikus fraksi PDIP Arteria Dahlan menjadi sorotan setelah aksinya berdebat dengan Emil Salim dalam program acara Mata Najwa, Rabu (9/10). Aksinya yang dinilai kurang etis itu mendapat perhatian sejumlah tokoh, salah satunya Sujiwo Tejo.

Melalui Twitter pribadinya, seniman sekaligus budayawan itu menyinggung sikap Arteria Dahlan. Dalam cuitannya, Sujiwo Tejo meminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta maaf kepada Emil Salim atas perbuatan kader partainya tersebut.

Menurutnya, apa yang telah sikap Arteria Dahlan terhadap Emil Salim saat debat cenderung kasar. Ia juga menyebut adab yang mengajarkan tidak boleh berbuat kasar kepada orang tua, meski salah sekali pun.

“Bahkan bila salah pun, orang tua tak boleh dikasari. Begitu adab kita mengajar,” tulis Sujiwo Tejo.

Baca Juga  Arteria Dahlan: Yang Enggak Sopan Saya Atau Dia?

Menurutnya, permintaan maaf langsung oleh yang bersangkutan sudah tidak selevel. Oleh karena itu, Sujiwo Tejo menyarankan agar Megawati Soekarnoputri yang turun langsung meminta maaf atas sikap Arteria Dahlan terhadap Emil Salim.

Kendati demikian, Sujiwo Tejo mengaku tidak memaksa. Ia hanya memberi saran. Namun, dalam cuitan lainnya, Sujiwo Tejo memberi usul jika Megawati Soekarnoputri tidak berkenan meminta maaf atas perlakuan kurang etis kader partainya terhadap Emil Salim. Sujiwo Tejo mengusulkan Arteria Dahlan dianugerahi gelar ‘Bapak Budi Pekerti Indonesia’.

“Bagaimana kalau yang bersangkutan kita anugerahi gelar ‘Bapak Budi Pekerti Indonesia’? Upacara penganugerahannya di depan anak STM se-Indonesia,” tulis Sujiwo Tejo memberi usul.

Baca Juga  Masyarakat Indonesia Disarankan Jangan Beli iPhone 11 Dulu, Ini Alasannya

Sebelumnya, Arteria Dahlan dan Emil salim terlibat debat panas dalam program acara Mata Najwa. Terdapat sebuah momen Arteria Dahlan seolah enggan mendengarkan penjelasan Ekonom Emil Salim. Tidak hanya menyela penjelasan dengan nada tinggi, Arteria Dahlan juga menunjuk-nunjuk pria berusia 89 tahun itu dan menyebutnya sesat.

Sumber: kumparan.com