Loading...

Wali Kota Banda Aceh Minta Telkom Blokir Game PUBG

Loading...

Cektkp.id- Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, berencana menyurati PT Telekomunikasi Indonesia, untuk meminta pemblokiran game online PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya. Rencana tersebut dilakukan dengan adanya fatwa haram dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh terhadap game tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Aminullah pada apel pagi hari pertama masuk kerja usai liburan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh, Rabu (14/8).

“Ini (rencana menyurati Telkom terkait permintaan pemblokiran game online PUBG dan sejenisnya) untuk menyahuti fatwa haram MPU Aceh atas game tersebut. Kami sangat mendukung (fatwa MPU) karena masa depan generasi muda kita dapat hancur karena lalai atau kecanduan game online,” ujar Aminullah dalam siaran tertulis yang diterima acehkini.

Baca Juga  Ini Cara Daftar SIM Online Melalui Ponsel

Aminullah juga menyinggung soal kedisiplinan para ASN. Ia mengingatkan agar segenap ASN, baik PNS maupun non-PNS senantiasa menempatkan diri dalam koridor undang-undang dan aturan kepegawaian, terutama soal kedisiplinan.

“Hari ini hari pertama masuk kerja, dan kita sudah libur beberapa hari, jadi jangan diperpanjang lagi liburnya,” katanya.

Ia pun mengapresiasi kedisiplinan para pegawai Pemko Banda Aceh yang sudah cukup baik. “Tingkat kehadiran pegawai pasca-Lebaran dalam dua tahun terakhir selalu di atas 90 persen. Bahkan pada Idul Fitri lalu hampir mencapai 100 persen. Ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan,” sebutnya.

Selain soal disiplin, Aminullah juga mengharapkan loyalitas para abdi negara terus ditingkatkan, baik terhadap kantor atau instansi masing-masing, sesama rekan kerja, maupun atasan atau pimpinan.

Baca Juga  Ngetweet Soal Wiranto, Twitter Jerinx SID Diblokir

“Jika sudah disiplin, loyal, ditambah lagi berdedikasi tinggi, maka ASN Banda Aceh akan menjadi yang terbaik di Aceh,” tuturnya.

Tak ketinggalan, ia juga menginstruksikan agar segenap jajaran pemerintahannya untuk mengevaluasi setiap program atau kegiatan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan, termasuk perihal penganggaran.

Finalisasi anggaran perubahan 2019 segera dirampungkan, kalau bisa bulan ini selesai, sehingga kita masih punya waktu empat bulan untuk mengoptimalkan program-program pembangunan,” jelasnya.

Sumber: kumparan.com