Loading...

Ada Tumor di Kaki, Dedek Terkulai Layu di Tempat Tidur

Loading...

Cektkp.id- Seorang anak usia 14 tahun terbaring diatas kasur dengan lemah. Tatapan dan badannya hanya bisa bergerak sedikit demi sedikit.

Dedek Ari Pandi warga Desa Suka Damai, Dusun 11 Pintu Air Sei Bamban, Kabupaten Sergai awalnya adalah anak laki laki yang periang, jika sore pulang sekolah sering bermain dengan kawan kawannya.

Namun saat ini, dia harus melawan penyakit yang ia derita, sebab ternyata anak laki laki ini mengidap penyakit tumor.

Kerabat dekat Dedek, Sri Tuti Murni mengatakan, awalnya Dedek jatuh dari sepeda motor, namun selang beberapa bulan kemudian Dedek merasakan sakit dan di lututnya timbul benjolan kecil .

“Karena Dedek semakin merasakan sakit, dan benjolan makin besar tak lama orang tua Dedek membawanya kesalah satu rumah sakit di Sergei,” katanya, baru baru ini.

Orangtua Dedekpun terkejut saat rumah sakit tersebut mengatakan bahwa hasil pemeriksaan ternyata Dedek terkena kanker tulang. Sehingga kakinya harus diamputasi, karena takut si Dedek berusaha menjerit tidak mau.

Baca Juga  Ini Khasiat Puasa untuk Kesehatan Tubuh

“Dalam empat bulan, benjolan itu semakin membesar dan Dedek merasakan sakit yang tak bisa dia tahan, sehingga kamipun semakin bingung, dan membawanya ke rumah sakit di Medan,” katanya.

Namun sampai di Medan, malah diagnosa kalau Dedek mengidap tumor, jadi harus benar benar fokus dalam pengobatannya. Kebingungan semakin melanda kedua orangtua Dedek. Akhirnya mereka pulang lagi ke rumah, disebabkan biaya pengobatan pastinya mahal. Sementara pekerjaan orang tuanya hanya mocok mocok.

Sesampainya dirumah, kemudian orangtua Dedek, Pak Kasman dan Ibu Sariatik mencoba membawa Dedek ke pengobatan alternatif (herbal) yang tak jauh dari tempat mereka tinggal, namun belum mendapatkan hasil yaitu kesembuhan Dedek.

“Karena tak ada perubahan pada kondisi Dedek, akhirnya kami nekat membawa kembali Dedek berobat ke rumah sakit yang ada di Medan dengan menggunakan BPJS, tapi ada beberapa biaya yang tak bisa menggunakan BPJS, ” ujarnya.

Baca Juga  Piknik Makan Nasi Bungkus di Stasiun MRT, Tradisi yang Salah Tempat

Saat ini, harapan orangtua Dedek semoga Dedek cepat sembuh seperti semula, dan mungkin ada orang baik yang mau menyumbangkan sesuatu untuk kesembuhan anak bungsunya dari 3 bersaudara, dan menjadi anak anak sehat seperti yang lainnya. Apalagi sekarang kondisi Dedek lagi di stabilkan, dengan Rawat inap di Rumah Sakit Teguh Murni Medan.

“Kami hanya bisa berdoa dan terus berusaha dengan kemampuan yang kami punya, semoga Allah berikan kekuatan kepada kami untuk terus sabar menunggu kesembuhan Dedek,” pungkasnya. (aul/cektkp/red)