Loading...

Jualan Tiga Kartu Sakti di Medan, Jokowi: yang Nggak Setuju Silakan Maju

Loading...

Cektkp.id- Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo, menyampaikan program unggulannya kepada pendukung dan simpatisan dalam kampanye di Gelanggang Olahraga Jalan Willem Iskandar Medan, Jumat (5/4) malam.

Program unggulan tersebut yakni tiga kartu sakti diantaranya, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah; Kartu Pra Kerja; dan terakhir Kartu Sembako Murah. Sama seperti saat kampanye di daerah lain, Jokowi selalu menjelaskan program-program yang disiapkan untuk masyarakat.

“Sudah tau semuanya kartu ini? Kalau sudah ndak saya jelasin,” ujar pasangan Ma’ruf Amin itu yang diikuti tawa para undangan yang hadir, Jumat (5/4) malam.

Pertama, Mertua dari Bobby Nasution itu menjelaskan soal Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kartu itu siapkan dan diperuntukan bagi lulusan SMA dan SMK yang ingin meneruskan kuliah.

“Dengan kartu ini, anak-anak kita akan diberikan beasiswa di universitas dalam negeri dan luar negeri,” jelas Jokowi disambut riuh tepuk tangan.

Kedua, ia menjelaskan Kartu Pra Kerja. Kartu tersebut ditujukan bagi lulusan SMA SMK untuk bisa ikut training atau pun pelatihan. Baik di dalam dan luar negeri.

Baca Juga  Pilpres 2019, Enam Tuhan Bakal Nyoblos di Jember

“Sehingga, setelah diadakan pelatihan, bisa masuk dunia kerja dan bisa bekerja. Kalau belum, akan diberikan insentif honor setiap bulan dalam kurun waktu tertentu. Siapa yang setuju? Yang enggak setuju silakan maju,” ucapnya sambil tersenyum.

Yang terakhir adalah Kartu Sembako Murah untuk Ibu-ibu. Kartu ini diberikan, agar ibu-ibu bisa belanja dengan diskon yang besar untuk beli sembako, beras; gula; minyak; dan lain lain. “Agar anak-anak kita gizinya terpenuhi. Tapi perlu saya sampiakan, tiga kartu baru aktif tahun depan. Bukan tahun ini, karena ini adalah program capres. Sehingga dianggarkan tahun ini dan dikeluarkan tahun depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi pun memanggil beberapa orang masyarakat yang ikut hadir. “Sekarang coba saya panggil, ada lulusan SMA SMK?

Sini maju sini,” tanyanya.

Seorang gadis pun naik ke panggung yang letaknya di kelilingi oleh para undangan. Gadis tersebut bernama Debby yang saat ini duduk di kelas 3 SMA. Setelah lulus mau kemana?

Saya yakin mau masuk ke STAN supaya memperbaiki ekonomi Indonesia,” cetus Jokowi.

Baca Juga  Kasus Romo Kental Nuansa Politis

“Debby Butuh KIP enggak?,” tanya Jokowi.

Debby pun langsung menjawab dengan cepat. “Butuh Pak,” saut Debby.

“Untuk Apa,” tanya Jokowi Lagi.

Debby menjawab, dengan KIP, ia dapat membantu orang tuanya yang merupakan petani.

Jokowi pun menanyakan alasan lainnya kepada Debby kenapa KIP dibutuhkan selain untuk membantu orang tuanya?

“Membantu anak-anak Indonesia untuk mendapatkan cita-citanya. Banyak sekali potensi anak di kampung, enggak punya biaya jadi putus sekolah,” jelas Debby.

Jokowi pun memberikan alasannya kenapa dirinya dan Ma’ruf Amin memunculkan kartu-kartu tersebut. ”

Kenapa muncul? Diperlukan agar negara kita bisa bersaing dengan negara-negara lain. Karena kalau memiliki SDM yang baik, kita bisa bersaing. Akan ada jutaan sarjana yang lulus dari universitas dan perguruan tinggi. Tujuannya kesana,” tandasnya. (aul/cektkp/rel)