Loading...

Ada Kepentingan Apa Orang Luar Mencalonkan Diri Sebagai Anggota KPUD Batubara?

Loading...

Cektkp.id- Hasil tes psikologi seleksi calon anggota KPUD Batubara, telah diumumkan. Hasilnya 18 peserta yang tersisa. Namun, dari 18 nama tersebut, ada sejumlah nama yang diduga tidak bertempat tinggal di Batubara. Hal ini menimbulkan pertanyaan masyarakat Batubara.

Tokoh Gemkara organisasi pemekaran Kabupaten Batubara Zulkarnain Ahmad kepada wartawan, Rabu (31/10) menyayangkan, jika benar ada calon yang bukan penduduk Batubara bisa mencalonkan diri sebagai anggota KPU.

Sebab menurutnya salah satu persyaratan pendaftaran calon anggota KPUD itu pada surat pengumuman tim seleksi nomor : 03/timsel.kab-kota/tahapVI/IX/2018 pada poin g. Berdomisili di wilayah daerah kabupaten yang bersangkutan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk elektronik.

“Setidaknya kita ada mendengar beberapa nama yang bukan berdomisili di Batubara, jikapun mereka memiliki KTP Batubara patut kita pertanyakan bagaimana proses mereka mendapatkan dokumen itu,” kata Zulkarnain.

Baca Juga  Deklarasi Ganjar Pranowo Dukung Jokowi Langgar Aturan

Ditambahkan tokoh GEMKARA itu, bila dicermati dari 18 orang calon yang lolos tes psikologi, dan telah mengikuti tes wawancara pada Senin (28/10), terdapat 5 nama calon yang sama sekali tidak dikenal di Kabupaten Batubara.

Kelima nama tersebut AF, HPW, RN, S, dan YLG. Bahkan RN merupakan anggota KPU Kota Tebing Tinggi periode 2013-2018.

Dikatakannya, yang menjadi perhatian adalah apakah mereka pindah ke Batubara sendirian atau turut serta anak istri mereka. Kalau pindah sendiri tentunya perpindahan itu adalah kepentingan sesaat, hanya untuk mencalonkan diri sebagai KPU di Batubara. Jika sudah lulus dikhawatirkan mereka akan kembali ke alamat aslinya.

“Kita khawatir kan juga ada kepentingan apa orang luar Batubara mencalonkan diri sebagai anggota KPUD disini, Timsel harus melihat ini dengan teliti,” tegas Zulkarnain. (aul/cektkp)