Loading...

Cegah Corona, Polisi Bubarkan Acara MLM Lagi Jualan Obat

Loading...

Cektkp.id- Aksi aparat membubarkan massa di Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial. Sebuah video berdurasi 03.26 menit memperlihatkan beberapa polisi dan anggota TNI memasuki gedung serta meminta acara yang melibatkan banyak orang itu untuk ditunda.

Usut punya usut, puluhan warga tersebut diketahui merupakan anggota salah satu perusahaan multi level marketing (MLM) yang tengah promosi dan sosialisasi produknya di sebuah vila, kawasan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

“Kejadiannya kemarin (Rabu) sekitar pukul 10 00 WIB, saat itu petugas memang tengah melakukan patroli dengan sasaran kelompok masyarakat yang sedang berkumpul. Upaya antisipasi penularan virus Corona di wilayah hukum Polsek Cicurug,” kata Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga  Ingat! Berjemur di Sinar Matahari Tak Bisa Bunuh Virus Corona

Lokasi tempat berkumpulnya massa itu dilakukan di Vila Kuning yang berada dekat dengan kawasan wisata Cimalati. “Mereka perusahaan MLM, mempromosikan obat herbal. Menghadirkan anggotanya sebanyak 67 orang di ruangan tertutup, kepolisian sendiri bergerak berdasarkan maklumat yang dikeluarkan bapak Kapolri. Maklumat ini terbit dalam rangka mencegah penyebaran Corona,” tutur Aah.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Cicurug Kompol Simin A Wibowo membenarkan pria dalam video yang viral tersebut adalah dirinya saat melakukan patroli dialogis dan meminta warga untuk tetap di rumah selagi wabah virus Corona.

“Mereka sedang sosialisasi tentang produk tertentu, mereka mengumpulkan anggotanya dari setiap kecamatan. Kegiatan itu ilegal, karena sebelumnya kami bersama teman-teman TNI sudah ke tempat itu. Setiap losmen atau apapun tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa,” ujar Simin.

Baca Juga  Isolasi Diri Ala Raja Thailand, Bawa 20 Cewek Cantik Nginap di Hotel

Saat itu Simin mengaku masuk ke dalam gedung, ternyata memang banyak orang yang terlibat di ruangan tersebut. “Saya patroli kan masuk ke dalam, kemudian memberikan pemahaman tentang kondisi saat ini. Akhirnya mereka paham, tidak ada perlawanan dan membubarkan diri,” tutur Simin.

Sumber: detik.com