Loading...

Saling Serang Iran-AS, Perang Dunia III Sulit Terjadi

Loading...

Cektkp.id- Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Bina Nusantara (Binus), Dina Wisnu menilai kemungkinan terjadinya Perang Dunia III sulit terjadi, meski hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran kian memanas.

Menurutnya, berdasarkan fakta perang dunia yang sebelumnya pernah terjadi, perang baru dimungkinkan ketika ada kebuntuan dalam proses komunikasi antar negara yang memiliki kekuatan ekonomi besar atau great powers.

“Saat kebuntuan antar negara-negara besar itu dibumbui kekerasan, apalagi rasa saling percaya yang terkikis, situasi baru bisa dikatakan lebih darurat perang dunia. Artinya perang dunia lebih mungkin terjadi saat ketidakpercayaan muncul antar negara besar,” kata Dina saat dikonfirmasi okezone, Kamis (9/1/2020).

Saat ini, kata Dina, memanasnya hubungan antara Iran dan AS hanya sebatas di kedua negara tersebut. Terlebih posisi Iran sendiri masih berada jauh dibawah AS dari segi ekonomi. Sehingga, negara-negara besar lainnya belum pada posisi untuk bersikap tidak saling percaya terhadap kedua negara tersebut.

Baca Juga  Terindikasi Hog Cholera, Polres Tebing Tinggi Kubur 13 Ekor Bangkai Babi

“Situasi ini memang bukannya tidak berbahaya, tetapi sejauh ini saya lihat lebih akan menimbulkan konflik yang terlokalisir di daerah Timur Tengah atau antara Iran dan AS,” ungkapnya.

Dia menambahkan, apabila Israel sebagai sekutu AS ikut menyerang Iran maka situasi akan semakin parah, khususnya di Timur Tengah. Namun, Dina meyakini, Iran pasti sudah mengkalkulasi semua potensi termasuk perang.

“Karena Iran juga punya kepentingan untuk tidak memperparah kondisi penduduknya yang sudah serba sulit. Yang buruk dari sikon ini adalah karena negara-negara lain (termasuk negara-negara besar lain) sebatas wait-and-see, menghimbau-menghimbau saja, dan cenderung menekan Iran juga,” tambahnya.

Dina khawatir, dengan adanya saling serang antara AS dan Iran akan menjadi tolak ukur bagi negara besar lainnya seperti China dan Israel untuk memanfaatkan situasi.

Baca Juga  Keracunan Nasi Hajatan, 48 Warga Asahan Dilarikan ke Rumah Sakit

Sumber: okezone.com