Loading...

Polisi yang Ribut dengan Supir Ambulans Dinonaktifkan dari Satlantas, Ini Tugas Barunya

Loading...

Cektkp.id- Polantas Tebingtinggi yang cekcok dan sempat pukul sopir ambulans mendapat ganjaran dari pimpinan.

Polisi tersebut bernama Brigadir Urat M Pasaribu.

Akibat ulahnya, ia dihentikan dari Satlantas Polres Tebingtinggi.

Ia dinonaktifkan karena ulahnya viral di jagat dunia maya.

Kepada awak media, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi membenarkan bahwa Brigadir Urat M Pasaribu sudah dinonaktifkan.

“Dia masih personel Polres Tebingtinggi.

Namun karena kesalahannya, ia tidak lagi bertugas di Lantas,” katanya saat dihubungi melalui selularnya, Minggu (3/11/2019).

Ia mengatakan sekarang Brigadir Urat M Pasaribu dipindahkan dibagian pembinaan unit provos Polres Tebingtinggi.

Dia kan sudah dibina masa dipecat.

Makanya kita nonaktifkan biar mendapat pembinaan.

Kalau orang-orang yang seperti itu karena kurang pembinaan.

Makanya kita buat dia dibagian pembinaan unit provos,” terang pria dengan melati dua di pundaknya ini.

Baca Juga  Abu Jenazah Mahatma Gandhi Dicuri Tepat di Ulang Tahunnya ke 150

Sunadi menyatakan kemungkinan hal itu dilakukan karena yang bersangkutan kelelahan.

Kita kan manusia, pasti bisa melakukan kesalahan,” ujarnya.

Mengenai apakah pasien yang dibawa oleh ambulan tersebut sudah meninggal seperti yang beredar di dunia Maya? Orang nomor satu di Polres Tebingtinggi ini mengaku tidak benar.

Pasien tersebut, sambungnya, masih dirawat di rumah sakit dan Kasatlantas Polres Tebingtinggi sudah berkunjung untuk melihat pasien.

Pasiennya masih hidup dan sedang dirawat di rumah sakit,” katanya.

Kepada masyarakat, AKBP Sunadi berpesan agar tidak mudah terpengaruh dan men-share berita-berita yang belum tentu benar.

Kita imbau ke masyarakat untuk menyebar informasi yang benar.

Takutnya, masyarakat nanti bisa terkena UU ITE,” ujarnya.

Baca Juga  Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Langit di Muaro Jambi Seperti di Planet Mars

Sumber: medan.tribunnews.com