Loading...

Busananya Dikritik Warganet Saat Melayat Bu Ani, Kaesang: Maaf

Loading...

Cektkp.id- Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep melayat Almarhumah Ani Yudhoyono, saat disemayamkan di KBRI Singapura, Sabtu (1/6).

Kaesang meminta maaf kepada warganet, yang menegur busananya yang dinilai tidak pantas saat melayat.

Dalam sebuah foto kantor berita Antara, Kaesang terlihat datang melayat mengenakan baju kaus biru serta celana jeans. Di dalam ruangan yang sama dengan Kaesang, terlihat SBY sedang duduk mengenakan kemeja putih dan songkok hitam.

Dua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro, juga terlihat dalam foto yang sama. Mereka mengenakan baju koko putih dan kopiah hitam.

Melihat penampilan Kaesang, sejumlah warganet mengkritik gaya berbusananya yang dinilai tak sesuai dengan suasana duka keluarga almarhumah Ani Yudhoyono.

Baca Juga  Dugaan Kasus Video Amoral, Masyarakat Simeulue Minta Bupati Dihukum Cambuk

Kok celananya Jin Bro. ? Mustinya celana dasar kain dan ada topi,” tegur pengguna Twitter berakun @ondarnis.

Ini pakaian bertakziah tidak sopan, yang lain pakai baju putih sopan, ini gaya apaan? Gaya orang eropa?” timpal orang di balik akun @Khambali_Riau.

Menjawab dua cuitan itu, Kaesang masing-masing menulis kata “Maaf“, dilengkapi emoji tangan menjura.

Meski demikian ada pula warganet yang membela Kaesang. Salah satunya adalah pemilik akun @palupieeyy.

Gak salah mas, yang salah itu kalau pake celana pantai,” tulis akun dengan hampir 2000 follower itu.

Ada pula yang bukan membela, tetapi justru menggoda satu-satunya anak Jokowi yang masih lajang itu.

Baca Juga  Kerusuhan di Manokwari Dipicu Hoax Ada Korban Meninggal di Insiden Surabaya

Bantu Kaesang beli baju putih sopan dengan cara beli Sang Pisang & Ternakopi,” seru pengguna akun Twitter, @IsmiHrtanti kepada lebih dari 2000 follower-nya.

Twitter please do you magic,” Kaesang menyambut ajakan @IsmiHrtanti itu, mengulang mantra yang lazim digunakan pengguna Twitter setiap kali sedang berusaha menggalang dukungan atau dana untuk kepentingan amal.

Sumber: suara.com, antara