Loading...

Sudah Berumur, Permadi Dijemput Polisi Berpakaian Preman

Loading...

Cektkp.id- Politikus Partai Gerindra Permadi memenuhi panggilan Bareskrim Polri atas tuduhan penyebaran berita bohong atau hoaks dan makar. Permadi saat ini tengah diperiksa sebagai saksi.

“Jadi, ini saya sudah di dalem ruang penyidikan,” kata Permadi saat dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Permadi mengaku dijemput oleh tiga orang polisi berpakaian preman saat di tengah jalan. Ia digiring ke ruangan penyidik sekitar pukul 10.05 Wib.

“Jam 10.05 saya sampe. Saya tadi dijemput tiga orang polisi pakai pakain preman saat di tengah jalan. Setelah itu saya langsung dibawa ke ruang pemeriksaan lewat pintu mana saya tidak tau namanya, tapi bukan lewat lobi,” ucapnya.

Baca Juga  Ketua DPR: Ibu Ani Cerminan Karakter Wanita Indonesia yang Tangguh

Permadi mengaku alasan dijemput karena ia sudah cukup berumur dan rawan akan kena penyakit. Oleh karena itu, tim pengacaranya memberitahu kepada penyidik untuk lebih baik dijemput.

“Kuasa hukum saya kan bilang kalau saya sudah umur 80 dan saya struk, jadi susah untuk bergerak cepat. Lalu polisi bilang ya sudah dijemput,” jelasnya.

Seorang bernama Jalaludin sebelumnya melaporkan Permadi ke Bareskrim pada Selasa, 7 Mei 2019. Jalaludin menuduh Permadi telah melakukan pelanggaran hukum yakni menuturkan berita bohong atau hoax dan makar.

Laporan itu terdaftar di Bareskrim dengan nomor LP/B/0442/V/2019/BARESKRIM. Dalam laporan, pelapor menyertakan Pasal 14 dan atau 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 dan Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 163 Bis juncto Pasal 107 KUHP. Kasus ini ditangani Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim.

Baca Juga  Dor! Jamaah Ditembaki Saat Keluar Mesjid di Prancis

Sumber: inilah.com