Loading...

Kera Liar Ngamuk di Probolinggo, Bayi Usia 40 Hari Dicakar dan Dilempar

Loading...

Cektkp.id- Kera liar mengamuk dan yang menjadi korban adalah Bayi berusia 40 hari. Bayi tersebut terluka pada bagian kepala.

Bayi tersebut merupakan anak dari pasangan suami istri Arsono (41) dan Yuliatin (34) warga Malang yang menetap di Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Yuliatin mengatakan saat itu sekira pukul 11.00 anaknya yang bernama M. Aldo sedang berada di kamar. Sementara dirinya sedang mengambil jemuran lalu kemudian menaruhnya di dapur. Saat itulah Yuliatin mendengar suara kera. Ia pun langsung bergegas menengok bayinya.

Saya saat itu tenang, karena memang tidak pernah ada kera masuk rumah, kok tiba saat di dapur saya mendengar suara kera, kemudian saya lihat, ternyata bayi saya sudah dibawanya, saya kaget minta tolong kemudian kera itu melemparkan bayi saya ke bawah dan lari ke luar rumah,” ujar Yuliatin saat di RSUD DR. Saleh, Selasa (23/04).

Baca Juga  Kim Jong Un Buang Jenderal di Kolam Air Berisi Piranha

Tak hanya dilempar, bayi tersebut juga dicakar oleh kera liar tersebut. Akibatnya, bayi yang bernama Aldo itu mengalami luka dibagian kepala, dahi, dan hidung. Kini Aldo sudah ditangani oleh tim medis RSUD DR. Saleh Kota Probolinggo.

Sementara itu, Nurhadi, Lurah Kedung Asem, menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat untuk membantu memburu kera liar itu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah dan Perbakin untuk memburu kera liar tersebut, untuk masyarakat kami himbau supaya lebih waspada dalam menjaga anaknya terutama yang masih kecil atau balita, jangan dibiarkan bermain sendiri apalagi bermain di daerah sungai yang disinyalir menjadi tempat kera liar,” tutupnya.

Sumber: kumparan.com