Loading...

Komnas HAM: Petugas KPU Enggan Datang ke Penderita Kusta Gara-gara Takut Tertular

Loading...

Cektkp.id- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan fakta ada pemukiman di Sulawesi Selatan yang tidak mendapat sosialisasi Pemilu 2019 dengan baik. Selain sosialisasi alat peraga terkait pemilu  juga dirasa tidak memadai.

Hal itu didapatkan dari temuan dari  pemantauan Pileg dan Pilpres 2019 Komnas HAM selama 18 Maret hingga 29 Maret 2019 di lima wilayah, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan.

“Saya ke Sulawesi selatan ada beberapa hal yang bisa jadi perhatian kita bersama. Beberapa di komunitas di Sulawesi Selatan tidak mendapatkan sosialisasi soal pemilu dan juga alat peraga misalnya,” ujar Komisioner Komnas HAM bidang Pendidikan dan Penyuluhan, Beka Ulung Hapsara di kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019).

Baca Juga  Lieus Sungkharisma Diamankan Polisi

Beka mengungkapkan minimnya sosialisasi dan alat peraga pemilu terjadi di lokalisasi mayarakat penderita kusta. Dia menduga  Komisi Pemilihan Umum (KPU),  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) enggan datang karena takut tertular.

“Karena di daerah itu menjadi Lokalisasi bagi masyarakat penderita kusta.  Petugas dari KPU PPS, KPPS  seperti enggan sosialisasi ke daerah tersebut karena takut atau ada stigmatisasi terhadap penderita kusta,” tandasnya.

Ini jumlahnya bukan puluhan  tapi ratusan.  Karena ada beberpa lokalisasi untuk masyarakat kusta meski sebenarnya itu berbaur dengan masyarakat yang kain yang sehat,” imbuh dia.

Beka berharap penyelenggara KPU dapat segera memfasilitasi dan memastikan semua warga mendapatkan hak pilihnya.   “Saya kira masih punya cukup waktu untuk memastikan bahwa seluruh  warga negara harus terfasilitasi hak pilihnya,” pungkas dia.

Baca Juga  Abu Janda Bersedia Ongkosi Dahnil Anzar ke Sumut untuk Diperiksa Polisi

Sumber: poskota.co.id