Loading...

Politisi Muslim Panaskan Kursi Calon PM Thailand

Loading...

Cektkp.id- Pemilu Thailand bakal berlangsung 24 Maret 2019 mendatang. Pemerintahan junta militer akan berusaha mempertahankan kekuasaannya melalui kandidat petahana Perdana Menteri Prayut Chan o cha.

Selain tokoh militer dan politikus senior, pemilu kali ini juga diramaikan seorang pemuka agama Islam. Dia pernah mengisi jabatan tinggi Thailand dengan menjadi wakil perdana menteri di pemerintahan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra pada tahun 2000-an.

Pria bernama Wan Muhammad Noor Matha itu mengumumkan pencalonannya, Rabu (13/2/2019). Deklarasi diadakan di Provinsi Songkhla dihadiri sekitar 400 ulama yang mewakili 399 masjid. Wan Noor, panggilan akrabnya, maju melalui kendaraan Partai Prachachat, parpol yang baru didirikannya.

Dia menegaskan siap melawan politisi lain, termasuk Prayut.

Baca Juga  Demo di DPRD Asahan, Polisi Amankan Dua Orang Penyusup

“Ini akhir dari perang politik,” kata Wan Noor, dikutip dari Bangkok Post, Kamis (14/2/2019).

Meskipun berusia di atas 70 tahun, saya siap untuk menjabat perdana menteri,” kata dia, membandingkan dengan Perdana Menteri Malaysia yang sudah berusia 93 tahun.

Sementara itu salah satu program unggulannya jika terpilih menjadi PM adalah membentuk provinsi otonomi di Thailand Selatan. Dia berharap bisa mengakhiri konflik puluhan tahun di daerah mayoritas muslim di Pattani.

“Partai kami mendukung partisipasi dan konsultasi publik lebih banyak sehingga orang dapat menentukan masa depan sendiri. Kami akan memberikan otonomi kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun anggota partainya mayoritas beragama Islam, Prachachat, sebagaimana namanya, merupakan partai terbuka bagi semua kalangan.

Baca Juga  Dua Bocah Hanyut di Sungai Kampung Lalang, Hanya Satu yang Selamat

“Ini partai politik untuk orang dari semua ras dan agama,” tutur Wan Noor.

Sumber: inews.id