Loading...

Waduh, Alat Pendeteksi Tsunami di Selat Sunda Sudah 11 Tahun Hilang

Loading...

Cektkp.id- Ternyata alat pendeteksi tsunami di Selat Sunda telah lama hilang. Hal ini dikatakan oleh Ketua Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Tiar Prasetya. Adapun itu milik Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“11 tahun yang lalu sejak 2007, enggak tahu kemana. Buoy itu dari BPPT,” katanya di kantornya, Jakarta.

Dia menuturkan, sampai sekarang Buoy tersebut belum dipasang. Dirinya mengatakan, memang pihaknya tak memiliki alat tersebut.

Kita enggak punya mantau tsunami. Kalau mantau vulkanik itu ada di anak Krakatau dan itu PVMBG,” jelasnya.

Meski Buoy banyak yang rusak dan tak dipasang di perairan Indonesia, BMKG selalu berusaha menyampaikan peringatan dini tsunami dilakukan secepat mungkin.

Baca Juga  Mahasiswa Indonesia di Taiwan Tegaskan Tak Ada Kerja Paksa dan Makan Babi

“Ada atau tidak ada Buoy, kalau ada gempa dan kita yakin potensi tsunami kurang dari 5 menit kita berikan warning ke masyarakat,” tukas Tiar.

Sumber: liputan6.com, merdeka.com