Sedihnya! Tak Sanggup Beri Makan, Ibu Ini Buang Bayinya ke Sungai Deli…

Bayi yang dibuang diselamatkan warga. ANTO/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN Warga Jalan Teratai Pasiran atau pinggiran Sungai Deli, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) mendadak heboh dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki, Jumat (9/2/2018) malam lalu, pukul 19.30 WIB.

Informasi dihimpun CekTKP, Minggu (11/2/2018), bayi yang diletakkan begitu saja di atas plastik dan kain sarung itu, pertama kali ditemukan Ita, warga sekitar. Selanjutnya, Ita melaporkan penemuan bayi itu ke Erwin, kepala lingkungan (kepling) setempat.

Bayi yang dibuang ditemukan warga. ANTO/CEKTKP

Tak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan terhadap bayi malang yang sempat terendam air itu, Ita dan Erwin membawanya ke Ramini, seorang bidan di sekitaran Jalan Multatuli, Medan, untuk perawatan.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing kepada wartawan, menerangkan penemuan bayi itu berawal adanya suara tangisan bayi yang didengar Ita.

Suasana saat penemuan bayi. ANTO/CEKTKP

Diapun mencari asal suara. Cari punya cari, sampailah Ita di pinggiran sungai. “Dilihatnya, ada anak bayi yang dialaskan plastik serta kain sarung. Bayi itu kemudian diambilnya dan dibawa ke bidan,” terang Martuasah.

Personelnya, sambung mantan Kasat Reskrim Polres Deliserdang ini, yang mendapat laporan dari masyarakat langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan dan keterangan.

Sang ibu bersama salah seorang anaknya saat akan diamankan petugas. ANTO/CEKTKP

Dari keterangan yang diperoleh, keesokan harinya, Sabtu (10/2/2018) pagi, pukul 06.45 WIB, petugas mengamankan sang ibu yang rela membuang bayi baru dilahirkannya itu.

Dia adalah Roswita Lase (28), pembantu rumah tangga, warga Jalan Brigjen Katamso/Pantai Burung, Lorong III, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Dia diamankan di Praktik Bidan Hj Ramini, Jalan Multatuli, No.134, Kecamatan Medan Maimun.

Sang ibu yang membuang bayinya bersama kedua anaknya yang lain saat di kantor polisi. ANTO/CEKTKP

Saat dibawa ke Mapolsek Medan Kota, Roswita turut membawa kedua anaknya yang lain. “Setelah anggota kita mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), anggota kita langsung menyisir di seputaran TKP dan pada pukul 06.00 WIB, anggota kita mendapat info keberadaan tersangka dan mengamankannya ke mako untuk diproses,” jelasnya.

Dari hasil interogasi, bebernya, tersangka mengaku sengaja membuang bayinya itu dengan cara menghanyutkannya ke sungai.

“Alasannya tidak sanggup membiayai atau memberi makan, karena sejak bulan Agustus 2017 lalu, suaminya Berkat Syukur telah meninggalkannya bersama 2 orang anak lainya yang masih kecil dan tidak memberi nafkah. Jadi, selama ini dia menafkahi dua anaknya dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga,” bebernya.

“Setelah melahirkan, Jum’at (9/2/2018), sekira pukul 18.00 WIB, tersangka lalu membawa bayinya ke sebuah kos-kosan di Kel Aur/Pantai Burung. Tersangka membungkus dan menghayutkan bayinya ke Sungai Deli,” imbuhnya. (anto)