Pembunuh Satu Keluarga di Aceh Kena Batunya, Ditangkap Saat di…

Tersangka (kemeja kotak-kotak) saat diamankan petugaa di Bandara Kualanamu. IST/CEKTKP

CEKTKP.ID, DELISERDANG – Tim Subdit III/Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga etnis Tionghoa di Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggore Aceh Darussalam.

Satu keluarga asal Medan yang dibunuh di Aceh semasa hidup. IST/CEKTKP

Informasi yang dihimpun CekTKP, Kamis (11/1/2018), pelaku pembunuhan yang ditangkap berinisial RDW (22), warga Dusun Kulam Beude, Desa Paya Seumantok, Kecamatan Krueng Sabe, Kabupaten Aceh Jaya. Tersangka diamankan tepatnya di areal Bandara Kualanamu, Deliserdang.

Usai ditangkap pelaku langsung diboyong ke Polres Deliserdang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Nantinya usai menjalani pemeriksaan akan diserahkan ke Polres Banda Aceh.

Salah satu korban ditemukan di kamar mandi. IST/CEKTKP

Namun hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Sumut terkait penangkapan tersebut.

Diketahui, satu keluarga keturunan etnis Tionghoa asal Medan, Sumatera Utara, ditemukan tak bernyawa di sebuah ruko distributor tempat tinggalnya Jalan Panglima Polem tepatnya di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Senin (8/1/2018) malam lalu.

Baca Juga  Braakkk...!!!┬áNabrak Sepeda Motor, Lari, Akhirnya...

Korban yang masih anak-anak ketika diidentifikasi di lokasi kejadian. IST/CEKTKP

Adapun para korban, yakni Minarni (40), Tjisun (45), dan seorang anak laki-lakinya bernama Callietos NG (8). Polisi setempat menyebutkan, penemuan jasad korban berawal saat keluarga korban yang di Medan, meminta warga untuk mengecek keluarga tersebut karena beberapa hari belakangan ini tak ada kabar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin, menyebutkan korban merupakan warga asal Medan yang baru enam bulan menetap di sebuah ruko tersebut untuk menjalankan distributor bisnis makanan ringan. Dugaan sementara, ketiga jasad korban pembunuhan ini ditemukan terpisah.

Pada Senin malam, kepolisian se tempat bersama warga mendatangi ruko yang ditempati korban untuk mengecek keberadaan keluarga itu yang beberapa hari belakangan tidak ada kabar. Saat pintu ruko berhasil dibuka, terdapat barang-barang yang sudah berantakan. Kemudian, menemukan ketiga jasad korban di tempat terpisah.

Baca Juga  Kasus Perdagangan Manusia ke Malaysia Terbongkar, Salut Buat Pak Polisi...

Satu korban lainnya di lokasi kejadian. IST/CEKTKP

Jasad Minarni, ditemukan tanpa busana dan bersimbah darah di ruang tengah, kemudian bersamaan jasad anaknya, Callietos NG ditemukan di ruang tengah juga bersimbah darah dengan sejumlah luka. Sedangkan Tjisun yang disebut-sebut suami dari Minarni, ditemukan tewas di kamar mandi, juga bersimbah darah dan luka.

Kepolisian setempat hingga Selasa (9/1/2018) dini hari sekira pukul 03.15 WIB, masih melakukan olah TKP dan jasad korban dibawa ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh untuk diotopsi. (anto)