Loading...

Balita 3 Tahun Korban Lakalantas Bus Bintang Utara, Akhirnya…

Loading...

Balita 3 tahun yang menjadi korban tabrak lari akhirnya tewas. ANTO/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN – Balita usia 3 tahun yang menjadi korban tabrak lari antara mobil Bus Bintang Utara kontra pengendara sepeda motor di Jalan AH Nasution, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (7/1/2017) petang kemarin, akhirnya meregang nyawa menyusul sang ayah, Infantri Suhandana (34), warga Asrama Widuri, No.338, Marindal.

Balita 3 tahun yang diketahui bernama Fadli Bima Sanjaya itu meninggal di Rumah Sakit (RS) Mitra Sejati, setelah sempat mendapat perawatan.

“Dari peristiwa kecelakaan itu, dua orang korban meninggal dunia, satu di antaranya merupakan seorang balita. Bus dan sepeda motor korban yang terlibat kecelakaan itu sudah kita amankan, saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap sopir yang sudah kita ketahui identitasnya,” jelas Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Semadi kepada wartawan, Senin (8/1/2018) malam.

Baca Juga  Makam Lina Dibongkar Polisi, Rizky Febian Turut Hadir

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalulintas (lakalantas) tabrak lari antara Bus Bintang Utara kontra pengendara sepeda motor terjadi di Jalan AH Nasution, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (7/1/2018) petang kemarin.

Akibat peristiwa itu, seorang korban tewas dan balita berusia 3 tahun kritis.

Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Ahmadi, menyampaikan peristiwa lakalantas berujung maut tersebut terjadi ketika korban, Infantri Suhandana (34), warga Asrama Widuri, No.338, Marindal, tengah mengendarai sepeda motor melintasi Jalan AH Nasution, Medan, membonceng seorang balita berusia 3 tahun yang belum diketahui identitasnya.

“Menurut keterangan warga di saat bersamaan melaju dengan kecepatan tinggi satu Bus Bintang Utara dari arah yang sama dan menabrak bagian belakang sepeda motor korban bersama balita yang diduga anaknya. Kedua korban seketika terjatuh dari atas sepeda motor dan terseret laju bus yang kini masih diselidiki keberadaannya,” ujar Yasir.

Baca Juga  Pria 38 Tahun di Siantar Ditemukan Tewas Gantung Diri Menggunakan Sarung

Korban, Infantri Suhandana bahkan sempat tergilas bus. Krekaakk…! Korban seketika tewas dengan kondisi mengenaskan di lokasi kejadian, sedangkan balita berusia 3 tahun yang diboncengnya terpental ke arah kiri ruas jalan dan mengalami luka serius di bagian kepala.

Oleh warga sekitar, balita tersebut kemudian dibawa ke RS Mitra Sejati untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kita masih berupaya mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Bus dan pengemudinya juga masih kita selidiki identitas dan keberadaannya saat ini,” pungkas Yasir. (anto)