Loading...

Brakkk! Ditabrak Pemabuk, Polisi Polda Sumut Tewas di Tempat, Tengoklah Foto-fotonya…

Loading...

Korban tewas di lokasi kejadian. IST/CEKTKP CEKTKP.ID, MEDAN – Kecelakaan maut terjadi di persimpangan Jalan Zainul Arifin dan Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara (Sumut), melibatkan mobil jenis Honda Accord dan Toyota Avanza, Minggu (10/9/2017) dinihari, sekitar pukul 05.30 WIB. Kondisi mobil Avanza. IST/CEKTKP Akibat peristiwa tersebut 2 korban yang satu di antaranya merupakan anggota Polri yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut tewas seketika di lokasi kejadian, 3 korban lainnya mengalami luka serius. Kondisi mobil Honda Accord. IST/CEKTKP Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari pihak kepolisian, 2 korban tewas dalam peristiwa nahas tersebut di antaranya, Norton Girsang (36) warga Lingkungan XI, Sei Mati, Medan Labuhan dan Briptu Dedi Frengki Purba (30) warga Komplek TVRI, Blok C, Percut Seituan, Deliserdang. Kondisi bagian dalam mobil Avanza. IST/CEKTKP Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Minggu (10/9/2017) siang, menjelaskan kecelakaan maut yang terjadi bermula ketika mobil jenis Honda Accord platnomor BK 1736 HE yang ditumpangi Norton Girsang (36), Briptu Dedi Frengki Purba (30) dan Pandapotan Sianturi (31) melaju dari persimpangan Jalan Imam Bonjol/Zainul Arifin menuju arah Sun Plaza Medan. Mobil Avanza saat akan ditarik mobil derek. IST/CEKTKP Di saat yang bersamaan di persimpangan Jalan Zainul Arifin dan Jalan Diponegoro melaju kencang mobil Toyota Avanza platnomor B 1719 FC yang ditumpangi Enrico Benedict Gunawan (19), mahasiwa, warga Jalan S Parman, Medan dan Fernando Wijaya (18), warga Jalan Wahidin Lama, Medan dari arah Masjid Agung menuju Lapangan Benteng. Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman melihat kondisi salah seorang korban di rumah sakit. IST/CEKTKP Tepat di persimpangan Jalan Diponegoro, mobil Toyota Avanza yang dikendarai 2 mahasiswa tersebut kemudian menabrak bodi tengah bagian kiri sedan Honda Accord hingga terpental dan berhenti menabrak badan jalan sebelah kiri ruas Jalan Diponegoro. Sedangkan mobil Toyota avanza tersebut kemudian berhenti 40 meter dari lokasi kejadian. Personel Satlantas melakukan olah tempat kejadian perkara. IST/CEKTKP Akibatnya, 2 penumpang mobil honda Accord, Norton Girsang dan Briptu Dedi Frengki Purba meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu 3 korban lain diantaranya, Pandapotan Sianturi (31) warga Jalan Ilyas sisi Rel, Martubung, Medan Labuhan (penumpang Honda Accord), Enrico Benedict Gunawan (19) dan Fernando Wijaya (penumpang mobil Avanza) yang mengalami luka di beberapa bagian tubuh kemudian dibawa ke RS Siloam. Kondisi bagian belakang mobil Avanza. IST/CEKTKP Rina juga menyebutkan, hasil penyidikan sementara yang dilakukan personel Sat Lantas Polrestabes Medan, kecelakaan yang terjadi diduga akibat konsumsi minuman keras yang ditemukan di dalam mobil Toyota Avanza yang ditumpangi 2 korban luka, Enrico Benedict Gunawan (19) dan Fernando Wijaya (18). Tiga botol kosong minuman keras yang ditemukan di mobil Avanza. IST/CEKTKP “Sementara diduga pengemudi kenderaan Toyota Avanza dalam keadaan mabuk berat karena di dalam mobilnya ditemukan 3 botol minuman keras merek Martel habis pakai dengan merk 1 botol jenis Contro dan 2 botol jenis Cockburns. Dua korban meninggal dunia sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan, sementara 3 korban luka dibawa ke RS Siloam, ” jelas Rina. (anto)