Loading...

Oalah! Cekoki Warga dengan Miras Sampai Tumbang, Kapolres Simalungun Cuma Diberi Tindakan Disiplin

Loading...

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan terkam kamera CCTV mencekoki warga dengan miras.DOK/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN –Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan dipastikan akan terkena sanksi disiplin terkait kasus dia yang mencekoki salah seorang pengunjung Studio Miles 21 Siantar, Sumatera Utara (Sumut) yang terekam kamera pengintai alias CCTV dan sempat menjadi viral di media sosial (medsos).Hal itu disampaikan Kabid Propam Poldasu Kombes Syamsudin Lubis ketika dikonfirmasi wartawan seusai acara Launching Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan Tahun 2017 di Aula Tribrata Polda Sumut, Minggu (30/7/2017).”Hasil pemeriksaan yang bersangkutan hanya terkena tindakan disiplin,” jelas Syamsudin Lubis.

Dijelaskanya, tindakan disiplin itu dikenakan karena yang bersangkutan masuk ke dalam hiburan malam dan minum minuman keras.

Sedangkan tindakan lainnya seperti yang diberitakan mencekoki tidak terbukti. “Jadi tidak semuanya yang di medsos dan diberitakan media benar yang jelas Kapolres ada masuk ke tempat hiburan dan miras itu saja yang kena,” jelasnys.

Namun saat akan ditanya apa sanksinya, Kabid Propam keburu bergabung dengan Wakapoldasu. “Udah ya,” katanya sambil meninggalkan wartawan.

Baca Juga  Pejabat LP Tanjung Gusta Ditahan di Mapolsek Helvetia, Kenapa Ya?

Sebelumnya, Poldasu seperti menutup-nutupi hasil pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) terhadap Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan yang mencekoki warga dengan minuman keras (miras) sampai tumbang di Studio Miles 21 dan terekam kamera pengintai alias Closed-Circuit Television (CCTV) serta menjadi viral di media sosial (medsos).

Kemudian Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, kalau hasil pemeriksaan terhadap Kapolres Simalungun sudah selesai dilakukan Propam Poldasu dan hasilnya sudah diserahkan kepada Kapoldasu.

“Sudah diserahkan hasil pemeriksaan kasus Kapolres Simalungun kepada Kapolda dan kita masih menumggu apa sanmsi yang akan diberikan pimpinan kepada amggotanya,” jelas Rina Sari Ginting.

Disinggung apa benar Kapolres Simalungun ini dibackup anggota DPR RI sehingga penanganan kasusnya lamban, Kombes Rina menegaskan, tidak ada. “Tidak ada yang membackup karena kasusnya tetap diproses hingga Kapoldasu menurunkan Propam ke lokasi kejadian dan memeriksa semua yang terlibat,” katanya.

Sudah diketahui khalayak umum, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan dikabarkan mencekoki minuman keras atau minuman beralkohol kepada seorang warga bernama Hermanto Purba alias Bobby.

Baca Juga  Remaja di Jawa Tengah Gemar Minum Rebusan Pembalut, Sensasinya Seperti Mengonsumsi Sabu

Hal itu diketahui setelah video CCTV yang diduga berasal dari tempat hiburan, City Hotel di Jalan Parapat, Km 6, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Pematangsiantar pada Rabu (12/7) lalu, pukul 00:01:07 WIB, kini beredar luas di situsyoutube.com.

Dalam video itu tampak aktivitas belasan orang yang duduk semeja sembari menenggak minuman. Seorang lelaki berbadan tambun mengenakan kaos oblong tampak menuangkan minuman ke gelas lalu memberikannya kepada seseorang di hadapannya.Bahkan dalam rekaman itu terlihat lelaki berbadan tambun berdiri di samping kanan menuangkan air dari gelas ke mulut si lelaki. Tampak lelaki yang dicekoki itu lemas dan terhuyung diduga karena pengaruh minuman beralkohol. (anto)