Loading...

Ruko di Komplek Cemara Residen Digerebek, Ini Dia Barang-Barang yang Disita BBPOM…

Loading...

Christian, pemilik bahan makanan dan obat yang digerebek BBPOM. IST/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN-Syukurnya digerebek, kalau nggak, sudah bisa dipastikan obat dan makanan ilegal ini beredar dan dikonsumsi warga Medan.

‎Petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan‎ menggerebek rumah toko (ruko), No.B-14, di Komplek Cemara Residen, ‎Jalan Metal, Medan, Sumatera Utara (Sumut), yang dijadikan lokasi penampungan bahan tambahan pangan ilegal, Selasa (13/6/2017).Petugas mengamankan ratusan kotak berisi bahan tambahan pangan‎ untuk olahan kue, didapatkan 8 jenis bahan tambahan pangan olahan kue.”Jadinya, ada 8 jenis kita amankan dari sini. Dengan jumlah ratusan kotak kita temukan dalam ruko ini,” sebut Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Medan M Marbun kepada wartawan.Marbun menjelaskan 8 jenis bahan tambahan pangan olehan kue untuk lebaran, yakni 90 kotak Lion Brotrher 55 ML, 9 kotak Lion Brother 5 Kg, 25 jrrigen Bluberry Flavour 5 Kg, 6 drum Flavour dan 6 kotak Lion Brother 15 ML.Kemudian, 45 kotak Lion Brother 1 Kg, 18 karung C Acid 25 Kg dan 102 bungkus produk plastik putih ukuran 1 Kg.”Dari hasil pemeriksaan ini kita temukan pemilik barang Cristian, tidak memiliki izin edar dan izin edarnya sudah habis,” jelas Marbun.Dia mengatakan bahan tambahan pangan itu telah merugikan negara, dengan total kerugian mencapai puluhan juta. Karena tidak memiliki izin edar.

Baca Juga  Hakim PN Jakpus Tunda Sidang Gara-gara Dua Orang Terdakwa Pakai Koteka

‎”Untuk asal barang ini, semuanya diimpor dari Cina dan untuk pendistribusiannya kita baru ketahuan dijual di Medan. Namun, akan kita dalami dimana aja dijual,” tuturnya.Saat pengeledahan sempat terjadi adu mulut antara petugas BBPOM Medan dengan pemilik barang.”Kita sudah melakukan pengintaian dari siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, malam ini baru dibuka ruko ini sama pemiliknya,” kata Marbun kembali.Penangkapan barang-barangan tambahan pangan ini berawal dari informasi masyarakat diterima oleh BBPOM Medan. Kemudian, ditindaklanjuti dengan melakukan penyeledikan hingga penggrebekan tersebut.”Sudah kita lakukan pendataan. Dengan melakukan koordinasi dengan Polda Sumut, kita melakukan pengamanan seluruh barang di bawa ke Kantor BBPOM Medan untuk dilakukan pemeriksaan dan dibuatkan BAP selanjutnya,” ungkapnya.Pemilik barang Cristian akan dimintai keterangan dan dilakukan pemeriksaan oleh penyidik BBPOM Medan atas bahan tambahan pangan yang tidak memilik izin edar.”Pemilik barang pasti kita periksa dan kita lakukan BAP. Kita lihat nanti juga, apakah bahan tambahan pangan ini bahaya atau tidak dikonsumsi? Dari hasil penyidikan ketauan nantinya. Ini masih baru dan baru kita amankan. Perlu pendalaman lagi,” tandasnya. (ridho)