Loading...

Ditreskrimum Poldasu : Nanti Kita Lidik

Loading...

CEKTKP.ID, MEDAN- Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut tak ‘berani’ menangkap Rijal Pane, residivis kasus judi toto gelap (togel) yang berniat ingin menjadi ‘big boss’ judi serupa di wilayah Siantar dan Simalungun.

Baik Subdit III maupun Unit VC Poldasu terkesan menutup-nutupi persoalan itu. Kanit VC, Kompol Syafrizal yang dikonfirmasi wartawan via seluler, Selasa (3/1), terkesan lebih memilih bungkam. “Ke Kasubdit (AKBP Faisal Napitupul) sajalah,” kilah Syafrizal.

Sementara Faisal Napitupulu yang dikonfirmasi wartawan di Gedung Ditreskrimum Poldasu, terkesan menjawab seadanya. “Iya, nanti kita lidik,” jawabnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Rijal Pane, pria yang pernah ditangkap Unit VC Reskrimum Polda Sumut dalam kasus togel tersebut sangat berambisi menjadi ‘bos besar’ perjudian serupa untuk wilayah Siantar dan Simalungun.

Informasi ini bukan sekedar cakap-cakap kedai kopi, melainkan berdasarkan pengakuan warga Siantar yang mengetahui persis seluk-beluk perkembangan judi tersebut.

“Skenarionya seperti itu. Dia (R Pane) ingin menguasai dan mengelola judi togel untuk wilayah Siantar dan Simalungun,” sebut warga Siantar tersebut.

Baca Juga  Lieus Sungkharisma Diamankan Polisi

Menurutnya, Rijal Pane ingin menguasai bisnis haram perjudian di Siantar dan Simalungun, karena memiliki peluang besar untuk menguntungkan diri sendiri.

Apalagi, saat ini, praktik judi togel yang sedang beredar di Siantar dan Simalungun berjalan mulus, meski tidak semua penulis menyetor kepadanya. Tapi, dia bisa ‘mengkondisikan’ segala sesuatunya hingga berjalan lancar.

“Kalau bandar lain buka togel di Siantar dan Simalungun, akan ditangkapi, sementara milik R Pane akan dibiarkan,” kata warga yang sempat lama menetap di Medan tersebut.

Senada dengan warga tersebut, seorang kaki tangan R Pane ketika ditemui di Siantar, mengaku bisnis illegal R Pane untuk wilayah Siantar dan Simalungun tidak tersentuh, terus berjalan mulus.

Bahkan, tak sedikit juru tulis gentayangan sambil membawa handphone (HP) menerima pesanan pasangan judi togel. Kaki tangan tersebut tidak menggunakan hanya satu HP. Untuk khusus pemasang atau pembeli togel, sudah disiapkan 1 HP tertentu. Sedangkan satunya lagi untuk yang umum.

Baca Juga  Besok, Dokter Ani Hasibuan Bakal Diperiksa Polisi

“Kalau di Siantar ini, R Pane sudah sangat dikenal dan orang banyak segan karena dia baik. Memang diakui dia mengelola judi, tapi banyak warga yang dipekerjakannya,” kata warga di Lapangan Adam Malik Siantar.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menanggapi dugaan bisnis judi secara besar-besaran di Pematang Siantar dan Simalungun tersebut menegaskan, pihaknya tidak pernah kendur untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) itu.
W
“Pasti kita sikat itu. Berikanlah kepada kami informasi tentang perjudian, pasti kita tindak karena itu atensi Pak Kapolri,” tegas Nainggolan.(Anto/cektkp)