Loading...

UP DATE: Korban Tewas Gempa Pidie 25 Orang

Loading...
Gempa mengakibatkan bangunan roboh.

CEKTKP.ID, Pidie Jaya  – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, Puteh A Manaf menyebut jumlah korban gempa berkekuatan 6,4 skala richter sebanyak 25 orang. Mayoritas korban adalah masyarakat yang tinggal di rumah toko dan bangunan berlantai dua yang roboh.

Menurut Puteh, korban kemungkinan terus bertambah karena evakuasi di reruntuhan bangunan masih terus dilakukan. Saat ini sejumlah alat berat masih bekerja untuk mencari korban di antara puing reruntuhan bangunan.

Zainal, salah seorang warga Meureudu, Ibukota Pidie Jaya, mengatakan, menyatakan korban meninggal karena bangunan tempat tinggalnya runtuh dan roboh.

“Banyak yang meninggal dunia warga Aceh yang tinggal di pertokoan. Terutama bangunan ruko yang ada di Mereudeu (ibu kota Pidie Jaya),” kaat Zainal, Rabu (7/12).

Baca Juga  Pembangunan Jalan Tol Cinere-Serpong, Ratusan Makam Dipindah

Daerah yang mengalami kerusakan parah akibat gempa di Pidie Jaya adalah, di Ule Glee, Meureude dan Tringgadeng. Banyak bangunan di tiga daerah ini yang rusak berat akibat gempa.

Selain korban tewas, ratusan korban luka saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daeah Pidie Jaya dan Rumah Sakit Tgk Chik Ditiro di Sigli, Kota Pidie.

Sebagian besar korban luka mengalami patah tangan dan kaki karena tertimpa bangunan. Kedua rumah sakit kewalahan dengan banyaknya korban.

Jumlah korban melewati kapasitas rumah sakit, sehingga sejumlah korban terpaksa dirawat di lantai rumah sakit.

Korban yang tak berhasil menyelamatkan diri karena gempa saat masyarakat Aceh masih tidur. Sementara mereka yang terbangun dan merasakan gempa berhamburan keluar rumah.

Baca Juga  Orang Utan di Taman Safari Lepas, Pengunjung Lari Pontang Panting

Gempa tak berpotensi tsunami namun mengakibatkan kerusakan yang cukup serius.

Posisi gempa berada di 5,19 derajat lintang utara dan 96,36 derajat bujur timur. Pusat gempa berada di 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya, 34 kilometer barat laut Kabupaten Bireuen, 48 kilometer timur laut Kabupaten Pidie, 121 kilometer tenggara Banda Aceh atau 1.716 kilometer barat laut DKI Jakarta. (red/ant/cektkp)