Loading...

BNPB: Gempa Aceh Tidak Berpotensi Tsunami

Loading...
Sebuah menara masjid roboh menyusul gempa 6,4 SR yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12). Empat orang dikabarkan meninggal dunia dan sekitar 30 warga mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan roboh. (foto AFP: Zian Muttaqien)

CEKTKP.ID, Jakarta – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memastikan gempa yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh tidak berpotensi mengalami tsunami. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tenang dan tidak panik akibat musibah gempa tersebut.

“Gempa ini sama sekali tidak berpotensi tsunami, gempa selama 10 detik di Pidie, Aceh Besar selama 10 detik. Laporan dari kami, memang gempa kuat di Pidie Jaya 15  detik dan di Bireun selama 10 detik,” tutur Sutopo, Rabu (7/12).

Akibat gempa, menurut Sutopo, sudah banyak bangunan yang mengalami kerusakan, seperti rumah, masjid, gedung dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tak hanya sebatas itu saja, banyak juga jalanan yang mengalami rusak akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 6,5 SR.

Baca Juga  Setya Novanto Balik Lagi ke Lapas Sukamiskin, Kok Bisa?

Untuk menangani rumah dan bangunan yang mengalami runtuh, Sutopo mengakui, sudah ada alat berat yang dikerahkan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas PU, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Untuk tertimbun yang ada di sana. Laporan di Aceh Jaya dan Pidie Jaya sudah ada beberapa yang melakukan penanganan melalui alat berat,” terang Sutopo.

Adapun estimasi orang yang meninggal akibat gempa, Sutopo belum mau menyebutkan. Karena, data yang beredar masih akan terus dihimpun. Sehingga, nanti akan ada data lebih lanjut terkait gempa yang terjadi di Aceh. (red/mtc/cektkp)