Loading...

Judi Tembak Ikan Super 88 Digrebek Polisi

Loading...
Kasubdit III/ Jatanras, AKBP Faisal Napitupulu didampingi, Kanit VC, Kompol Syaprizal Asrul memaparkan barang bukti dan tersangka.

CEKTKP.ID, Medan – Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Poldasu mengungkap praktik judi ketangkasan (tembak ikan) Super 88 beromzet Rp20 juta perhari di Jalan Tengku Fahruddin, Kelurahan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang. Dari lokasi 8 orang diamankan beserta barang bukti.

Dirreskrimum Poldasu, Kombes Pol Nurfallah melalui Kasubdit III/ Jatanras, AKBP Faisal Napitupulu didampingi, Kanit VC, Kompol Syaprizal Asrul saat merilis kasus ini, Selasa (6/12), mengatakan terungkapnya praktik judi ketangkasan ini berdasarkan informasi masyarakat (informan). Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan ke lokasi.

“Dari lokai ada 17 orang yang kita tangkap. Namun setelah lakukan pemeriksaan hanya 8 orang yang terbukti terlibat dalam kasus ini,” jelas Faisal.

Lebih jauh, 8 orang yang diamankan masing-masing, DS alias KS (36) warga Jalan Tengku Fahrudin, Kelurahan Lubukpakam, Kecamatan Lubukpakam,  Deliserdang berperan sebagai bandar/pengelola, C alias D (32) warga Jalan Perbatasan Komplek Deli Baru, Kelurahan Lubukpakam Pekan, Deliserdang berperan sebagai pengelola dan pendaur ulang tiket.

Baca Juga  Setya Novanto Terciduk Makan di Restoran Padang

Selanjutnya, J alias A (26) warga Jalan Tengku Fahruddin, Kelurahan Lubukpakam, Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, berperan sebagai teknisi dan humas. Lalu, A (32) warga Jalan Ahmad Yani Kelurahan Paluh Kemiri Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang berperan sebagai, penukar voucher.

Kemudian, dua orang kasir masing-masing SN alias D (18)  dan IY alias I yang keduannya warga Jalan Purwo, Bakaranbatu, Dusun IV, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.

Dua orang pemain masing-masing KS alias S (46)  warga Jalan Sutomo, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang dan KK bin A (51) warga Jalan Perbatasan, Komplek Pakam Permai, Kelurahan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.

Selain mengamankan ke 8 pelaku, sambung Faisal pihak juga mengamankan barang bukti yang juga dijadikan modus hadiah di antaranya, 2 unit kereta, uang tunai Rp7,5 juta, 16 unit mesin tembak gambar ikan, 5.000 lembar tiket mesin, 1.000 koin dan 12 blok kupon undian.

Baca Juga  Besok, Dokter Ani Hasibuan Bakal Diperiksa Polisi

“Dari informasi yang kita terima praktik judi ini sudah berlangsung setahun lamanya. Dengan omzet antara Rp10 sampai Rp20 juta/hari. Modus judi tebak gambar ini dilakukan dengan cara membeli koin dari kasir setelah menang ditukar menjadi voucher kemudian ditukarkan kembali ke kasir dengan uang,” urai Faisal.

Atas kasus ini para pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 303 Ayat 1 ke 2e Subs Pasal 303 Bis KUHPidana tentang Perjudian. (anto/cektkp)