Loading...

Seorang Pemuda Babak Belur di Keroyok Pemuda Setempat

Loading...
korban, Oki.

CEKTKP.ID, Medan – Seorang pemuda, Oki (30), warga Jalan Selamat, Gang Timbun menjadi korban penganiayaan sejumlah pemuda setempat (PS) yang dikomadoi Rian, di Simpang Jalan Selamat, Senin (21/11) lalu, sekira pukul 24.00 WIB.

Karena mendapat pukulan bertubi-tubi, selain wajah dan tubuhnya lebam, salah satu giginya pun tanggal.

Kepada wartawan di Polsek Patumbak, Rabu (30/11), Oki menuturkan, peristiwa yang dialaminya itu bermula saat dia pulang kerja. Di tengah perjalanan, tepatnya di Simpang Jalan Selamat, dia nyaris bertabrakan dengan Rian, pemuda setempat.

Meski Oki sudah meminta maaf, namun Rian tetap emosi. Dia terus menyatakan, kalau Oki yang bersalah dan harus bertanggungjawab atas kejadian itu. Oki tidak terima, karena menurutnya, peristiwa itu disebabkan kekhilafan mereka berdua.

Baca Juga  Pukuli Karyawan Hotel di Surabaya, Pilot Lion Air Tak Diberi Izin Tugas Terbang

Mendapat jawaban itu, emosi Rian memuncak sembari mengeluarkan kata-kata kotor. Adu mulut pun terjadi. Perang mulut keduanya, memancing beberapa PS yang merupakan teman-teman Rian, datang berkerumun. Tanpa basa-basi, Rian dan para PS lainnya itu langsung menggebuki Rian.

Rian pun tersungkur dengan sejumlah luka lebam di tubuh dan wajahnya. Salah satu giginya tanggal. Untung saat itu, salah seorang penjaga warnet di sekitar lokasi kejadian datang melerai dan menolong korban.

“Pas itu, untung aku ditolong penjaga warnet di situ, kalau nggak sudah habis aku dihajar orang itu. Terus, dibawalah kami ke rumah kepala lingkungan (kepling) setempat, didamaikanlah kami. Waktu perdamaian itu, dia (Rian Cs) sudah setuju akan membayar biaya perobatan. Tapi sampai sekarang, nggak ada juga. Maka dari itu, kulaporkan aja ke polisi,” ungkap Oki.

Baca Juga  Rencana Pemindahan Ibu Kota, Buruh: Lebih Baik untuk Kesejahteraan

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi membenarkan adanya laporan korban. “Sudah kita terima, akan kita tindak lanjuti,” jawabnya. (anto/cektkp)