Loading...

Empat Pencuri Onderdil Alat Berat Diborgol Polisi

Loading...
Pelaku yang diamankan di Polsek Patumbak.

CEKTKP.ID, Medan – Empat pencuri onderdil alat berat yakni Aripon Sihombing (43) warga Jalan Garu 9, Donald Panjaitan (33), warga Jalan Garu 8, Gang Horas, Dorlan Pakpahan (42) warga Jalan SM Raja, Gang Rasmi, Tanjungmorawa dan Dosman Panjaitan (33) warga Jalan Garu 8, Gang Horison ditangkap Unit Reskrim Polsek Patumbak, Minggu (13/11) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Keempatnya diduga telah melakukan pencurian alat berat milik UD Hasan di Jalan SM Raja, tepatnya di samping Auto 2000 Amplas.Keempat pelaku tersebut ditangkap di dua tempat berbeda. Dosman dan Donald ditangkap di dalam gudang alat berat yang baru mereka satroni, sementara Aripon dan Dorlan ditangkap saat akan menjual hasil curian di Jalan Pertahanan, Patumbak.

Penangkapan ini bermula ketika Polsek Patumbak mendapat laporan telah terjadi pencurian di gudang alat berat UD Hasan di Jalan SM Raja, Minggu (13/11), sekira pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan laporan itu, personel Unit Reskrim Polsek Patumbak langsung melakukan penyisiran dan penyelidikan. Dan 2 jam kemudian, jam 23.00 WIB, petugas berhasil menangkap 2 pelaku, Donald dan Dorlan saat dalam perjalanan untuk menjual barang hasil curian di Jalan Pertahanan, Patumbak.

Baca Juga  Tadarus Lewat Pukul 22.00 Wib Dilarang Pakai Pengeras Suara

Dari kedua pelaku, diketahui 2 pelaku lainnya, Dosman dan Aripon sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Karena, Dosman merupakan petugas keamanan gudang alat berat tersebut.

Sementara Aripon sering menemani Dosman di gudang itu.Tak ingin buruannya kabur, petugas pun langsung menuju ke gudang alat berat itu. Perlahan namun pasti, Senin (14/11) dinihari, jam 03.00 WIB, petugas langsung melakukan penyergapan terhadap keduanya.Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka diboyong petugas ke Mapolsek Patumbak.

Di Polsek Patumbak, Dosman, salah seorang pelaku yang merupakan petugas keamanan gudang UD Hasan, mengaku niat untuk mencuri muncul ketika  mereka berempat duduk di depan UD Hasan. Saat itu Dosman mengajak ketiganya untuk mencuri onderdil alat berat dan menjualnya ke gudang botot di Jalan Pertahanan, Gang Amal, Patumbak.

Dosman pun meyakinkan ketiganya, jika apa yang akan mereka lakukan tidak akan ketahuan pemilik gudang. Dia berani menjamin itu, karena dia sendiri merupakan petugas keamanan gudang tersebut. Mendengar ajakan dan jaminan yang diberikan Dosman, membuat ketiga pelaku lainnya, Aripon, Donald dan Dorlan tertarik.

Baca Juga  Susah dapat KTP, Komunitas LGBT dan Waria Ngadu ke Dinsos Semarang

Guna memuluskan aksinya, keempat pelaku meminjam becak bermotor (betor) BK 1842 CK milik Situmorang di Jalan Saudara.Tanpa perlu berlama-lama, keempatnya langsung beraksi mengangkut onderdil alat berat di gudang UD Hasan.

“Pas lagi duduk-duduk kami bang. Terus kuajak orang itu ngangkut (onderdil alat berat) itu, karena lumayan itu bang. Besi semua itu beratnya 200-an kilo. Kalau besi dijual, sekilonya Rp2.000, kalau 200 kilo kan Rp400 ribu juga bang,” akunya.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi menyebutkan, dari hasil laporan yang mereka terima, UD Hasan mengalami kerugian sebesar Rp11 juta.

“Kita amankan keempat pelakunya dengan barang bukti betor dan onderdil alat berat. Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 363 tentang Pencurian dengan pidana penjara di atas 5 tahun,” pungkas Ferry. (anto/cektkp)