Loading...

Sekali Tendang dan Sekali Tunjang, Maling Ini Terkapar dan Minta Ampun

Loading...
Pelaku saat diinterogasi juper Polsek Patumbak.

CEKTKP.ID, Medan –  Berniat maling, Sujono alias Jono (42), pria pengangguran warga Jalan Mariendal 1, Gang Sedulur, Desa Mariendal, Kecamatan Patumbak, malah terkapar usai dikarate Toni Hariadi (36), yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Toni menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (18/10) dinihari pukul 02.30 WIB. Toni kebetulan tengah terlelap tidur di kamarnya bersama keempat orang anaknya.

Karena merasa sempit, Toni pun pindah tidur di kamar anaknya. Alangkah terkejutnya Toni ketika melihat sesosok orang berpenutup kepala sudah berada di kamar anaknya itu.

Tanpa basa-basi, Toni pun memasang jurus karate. Perkelahian tak seimbang pun terjadi. Namun, masih sekali tendangan dan sekali tunjangan, si Jono pun rubuh dan minta-minta ampun.

“Jadi sebelum tidur, saya main-main dulu sama anak-anak saya. Sekitar jam setengah 3-an pagi, tidorlah kami. Jadi kan sempit saya rasa, terus saya pindah di kamar anak saya. Pas saya buka pintu, kok saya tengok ada orang di kamar anak saya. Mainlah kami. Syukurnya ada lah ilmu bela diri saya. Kalah dia, habis itu dia ngaku kalau dia itu Jono, tetangga saya. Ini aku bang, Jono tetangga abang. Gitu katanya,” ujar Toni menirukan perkataan Jono kepada wartawan di Mapolsek Patumbak, Selasa (18/10).

Baca Juga  MUI: Tidak Ada Fatwa Haram Golput

Lantas, lanjut Toni, saat ditanya barang-barang apa yang sudah digondolnya, Jono mengaku dia telah mengambil 1 unit laptop dan 1 unit handphone (HP).

“Laptop sama HP yang diambilnya sudah dibawa ke rumahnya,” tuturnya.

Meski begitu, lanjut Toni lagi, dia curiga kalau Jono dibantu orang lain dalam membobol rumahnya.

“Waktu kutanya dia (Jono), dia ngakunya sendirian. Tapi saya nggak percaya. Nggak mungkin dia sendiri bang, pasti ada kawannya itu yang bantu melansir barang-barang yang dicurinya. Mungkin nanti di depan polisi, mudah-mudahan ngaku dia,” bebernya.

Tono menjelaskan, Jono masuk ke rumahnya melalui jendela yang dicongkelnya dengan obeng. “Masuk dari jendela dia. Dicongkelnya pakai obeng,” sebutnya.

Baca Juga  Ngabalin Diusir dari Kampus UIN Sumut

Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Tersangkanya masih kita periksa, masih kita kembangkan,” katanya. (anto/cektkp)