Loading...

Adik Bermasalah, Sepeda Motor Kakak Disita Preman

Loading...
Juli dan Agus serta keluarganya saat di Mapolsek Patumbak.

CEKTKP.ID, Medan – Ditemani ayahnya, Juli Dama Yanti (29)  warga Jalan Dame, Pasar IV, Dusun VII, Pondok U, Desa Marindal II, Kecamatan  Patumbak mendatangi Polsek Patumbak guna membuat laporan, Sabtu (10/9) dini hari.

Dalam laporannya, ibu rumah tangga (IRT) ini mengaku sepeda motornya telah diambil paksa oleh sekelompok preman.

Menurut Juli, kejadiaan itu terjadi, Jumat (9/9) sore kemarin. Sore itu, rumahnya tiba-tiba didatangi oleh sekelompok preman dengan dipimpin seorang pria bermarga Tampubolon. Di situ, pria tersebut meminta pertangungjawaban terhadap Juli atas kesalahan adiknya, Satria Yuanda (20), yang telah berani melarikan sepeda motor Honda Beat miliknya.

“Jadi, dalam pengakuan si Tampubolon itu. Adik saya telah melarikan sepeda motornya ketika dirinya menyuruh adik saya untuk membantunya untuk menyeberangi jalan yang curam. Namun, setelah sepeda motor tersebut diberikan kepada adik saya, adik saya itu pergi membawa sepda motor itu dan tidak kembali,” ujar Juli.

Baca Juga  Manokwari Mencekam, Warga Pendatang Ketakutan

Atas hal tersebut, lanjut Juli, para preman tersebut kemudian memintanya untuk menyerahkan sepeda motor Yamaha Mio BK 5364 AGH miliknya sebagai jaminan.

“Semula saya tidak mau memberikan sepeda motor itu kepada mereka. Namun, mereka mengancam, kami, suami istri akan mati jika tidak menuruti kehendaknya. Selanjutnya, mereka mengambil paksa sepeda motor itu. Maknya kami melapor sekarang,” katanya.

Disebutkannya lagi, preman itu berjanji, dia boleh mengambil sepeda motornya setelah adiknya memulangkan sepeda motor milik preman tersebut.

Juli menambahkan, beberapa hari sebelum sepeda motornya disita para pelaku, rumahnya juga kerap diteror oleh sekelompok preman.

“Mereka datang berteriak-teriak seolah olah ingin mengahabisi saya dan keluarga saya. Intinya, mereka terus meneror saya dan keluarga saya karena ulah adik saya,” lirihnya.

Baca Juga  Paru-paru Warga Lebih Kotor daripada Sepatu Jokowi

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Fery Kusnadi ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.

“Kini, korban dan saksi-saksi masih dipriksa oleh penyidik. Laporan tersebut akan segera kita tindak lanjuti,” pungkasnya. (anto/cektkp)