Loading...

Beat Milik Rumah Makan Lewong

Loading...
Suhatman (34), pemilik Rumah Makan Tari Minang

CEKTKP.ID, Medan – Aksi penipuan di Medan kian hari kian marak. Kali ini yang menjadi sasarannya adalah Suhatman (34), pemilik Rumah Makan Tari Minang di Jalan Pertahanan Patumbak, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas. Pasalnya, satu unit sepeda motor Honda Beat yang baru dikreditnya itu dilarikan orang tidak dikenal (OTK).

Peristiwa itu terjadi ketika OTK itu datang ke rumah makan miliknya untuk memesan 350 nasi kotak, dengan dalih untuk sebuah acara pada Rabu (7/9) mendatang.

Usai memesan nasi kotak, kemudian pelaku meminjam sepeda motor milik Suhatman, dengan alasan untuk dipakai mengambil uang di Bank BRI di Jalan SM Raja Simpang Amplas, Medan.

Baca Juga  Acara Bedah Buku Prabowo-Sandi di Surabaya Dibubarkan Polisi

“Kejadiannya Senin (5/9) kemarin, sekira jam 17.00 WIB,” kata Suhatman saat membuat laporan pengaduan di Mapolsek Patumbak, Selasa (6/9).

Ditambahkan Suhatman, dia menunggu sampai lima jam, namun pelaku tak kunjung datang.

“Sampai malam, sekitar jam 20.00 WIB, pelaku tidak kunjung datang untuk membayar pesanan nasi kotak yang berjumlah sekitar Rp5.250.000, maupun mengembalikan keretaku,” kata Suhatman.

Karena merasa curiga, Suhatman pun menyusul ke Bank BRI Jalan SM Raja Simpang Amplas Medan. Namun, sesampainya di bank tersebut, alangkah kecewanya Suhatman. Sebab, selain korban tidak berhasil ditemui, Bank BRI yang didatanginya itupun sudah tutup. Dengan rasa penasaran dan bercampur penyesalan, akhirnya Suhatman kembali kerumah makannya dengan sejuta tanda tanya.

Baca Juga  Video Adegan Mesum Pegawai Kemenag Sleman Geger di Medsos

Atas saran keluarganya, akhirnya Suhatman mendatangi Mapolsekta Patumbak, guna membuat laporan pengaduan. Diapun berharap, petugas kepolisian dapat menangkap pelakunya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi kepada wartawan mengaku, telah menerima pengaduan korban.

“Kita masih melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelakunya,” jelasnya. (anto/cektkp)