Loading...

Densus 88 Ambil Alih Penyelidikan Kasus Teror Bom Gereja St Yosep

Loading...
Ivan Armadi Hasugian (18) pelaku bom bunuh diri di Gereja Santo Yosep di Jalan Dr Mansyur, Kecamatan Medan Selayang.

CEKTKP.ID, Medan – Tim Datesemen Khusus (Densus) 88 mengambil alih penyelidikan kasus teror bom. Pasalnya, IAH (17) pelaku teror bom Gereja Stasi Santo Yosep belum mau memberikan keterangan kepada penyidik.

“Saat ini berkasnya sudah Densus 88 yang menangani kasus teror bom tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fahrizal, Selasa (30/8).

Selain itu, untuk mengetahui motif dari insiden teror aparat kepolisian juga memanggil ayah dan ibu kandung pelaku untuk memberikan keterangan. Di mana keduanya memberikan surat akta lahir/biodata IAH yang diketahui baru saja menamatkan SMA tersebut.

“Kami diminta datang untuk menyerahkan akta kelahiran, karena anak kami ini masih di bawah umur,” terang ayah pelaku, Makmur Hasugian, di Gedung Satreskrim Polresta Medan.

Baca Juga  Gudang Mancis di Langkat Terbakar, 21 Pekerja Tewas

Sementara itu, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, menuturkan dari hasil introgasi pelaku mengaku terinspirasi dari penyerangan di Prancis. Sehingga, pelaku nekat melakukan aksi teror di gereja.

“Untuk sementara pekau dikenakan Pasal Terorisme, Undang-undang Darurat dan 338 jo 340,” pungkasnya. (diaz/cektkp)