Loading...

Tim Zenius Universitas Negeri Malang Teliti Potensi Limbah Biomassa

Loading...

Cektkp.id- Indonesia adalah negara agraris, memiliki banyak potensi-potensi alam yang dimanfaatkan. Salah satu potensi tersebut adalah limbah biomassa. Menurut data ZREU pada tahun 2000, telah dihasilkan 147,6 juta ton limbah biomassa. Limbah biomassa jarang dimanfaatkan karena sebagian masyarakat tidak mengetahui potensi tersembunyi yang terdapat pada limbah biomassa.

Dengan latar belakang tersebut, sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang yang menamainya dengan Tim Zenius meneliti potensi limbah biomassa. Tim yang diketuai Dinar Rachmadika Baharintasari beranggotakan Muhammad Roy Asrori dan Yana Fajar Prakasa melakukan penelitian dengan dasar kepedulian terhadap limbah-limbah yang kurang dimanfaatkan.

“Kami mengambil sampel limbah biomassa seperti pelepah batang pisang yang banyak tidak digunakan di kebun rumah kami,” tutur Dinar. Senin (8/7).

“Jumlah glukosa yang dihasilkan memang masih sedikit, karena kami masih dalam tahap pengembangan,” kata Dinar.

Baca Juga  Gubsu Apresiasi Siswa YPSA Juara Lomba Penelitian Internasional di Malaysia

Menurut Dr Sumari, M.Si, selaku pembimbing tim, terdapat 63% selulosa di dalam pelepah batang pisang. Selulosa dapat diubah menjadi glukosa, tetapi membutuhkan sangat lama.

“Proses hidrolisis selulosa menjadi glukosa memakan waktu yang lama, sehingga dibutuhkan suatu katalis. Oleh karena itu, kami menciptakan katalis berupa zeolit yang berbahan dasar pasir pantai untuk mempercepat reaksi tersebut”, kata Fajar.

“Zeolit ramah lingkungan ini kami aplikasikan pada pelepah batang pisang untuk produksi glukosa. Penelitian ini menghasilkan 0,849% glukosa pada proses hidrolisis. Kami yakin, jika keadaan optimum telah ditemukan, maka glukosa yang dihasilkan semakin banyak,” kata Roy menambahkan.

Tim Zenius, sambung Roy telah didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) dan saat ini melakukan seleksi menuju ajang nasional yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 yang diselenggarakan di Bali pada akhir Juni mendatang.

Baca Juga  Pemahaman Penyelenggaraan Sekolah Tentang UU Perlindungan Anak di Sumut Masih Rendah

“Mereka sangat mengharapkan kritik dan masukan dari berbagai pihak untuk perbaikan penelitian mereka,” tutup Roy.

Perlu diketahui Tim Zenius PKM ini di gawangi oleh, Dinar Rachmadika Baharintasari, Muhammad Roy Asrori, dan Yana Fajar Prakasa, yang ketiganya tercatat sebagai Mahasiswa Kimia UM yang berada di Jl. Semarang No. 5 65145 Malang Jawa Timur. (aul/cektkp/rel)