Loading...

Lagi Nyabu Digerebek Polisi, Mau Lari Malah Tersungkur ke Parit

Loading...

Cektkp.id, Medan – Peredaran dan pemakaian narkoba di Kota Medan semakin meresahkan. Untuk menekan hal tersebut, personil Satuan Sabhara Polrestabes Medan, menggerebek dua lokasi di Medan yang diduga sering dijadikan transaksi dan penggunaan narkoba jenis sabu.

Benar saja dari dua lokasi penggerebekan tersebut, petugas mengamankan 12 orang beserta alat bukti paket sabu dan alat hisap.

“Kita laksanakan gempur basis narkoba di dua lokasi. Pertama di Sari Rejo Pasar Mati. Disana kita dapati barang bukti sabu-sabu kita amankan delapan orang yang kami pastikan mereka pengguna,” jelas Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar, Kamis (5/9/2019) sore usai menggelar operasi.

Delapan orang yang diamankan itu lanjutnya, mengaku sudah menggunakan sabu sebelum petugas datang. Mereka lari tunggang langgang saat polisi tiba di lokasi. Bahkan salah seorang yang diamankan berlumur lumpur karena tersungkur di parit.

Baca Juga  Bule Asal Jerman Pegang Ganja Satu Ons, Ya Gol

“Kemudian di Komplek River Valley, dari laporan warga ada sebuah rumah yang sering digunakan untuk transaksi narkoba. Kita amankan empat orang, jadi total dua belas orang yang diamankan,” terangnya.

Sekitar tiga puluh orang personel dilibatkan dalam gempur basis narkoba di wilayah Kota Medan itu. Mereka mengendari motor trail dan mobil untuk membawa para pelaku yang diamankan. Selain pelaku dan barang bukti, sejumlah sepeda motor milik pelaku juga turut diamankan.

Digempurnya basis narkoba itu, terang AKBP Sonny, berdasarkan laporan warga yang resah dengan aktivitas para pengedar dan pengguna narkoba itu. Dari SMS, warga sering kehilangan kompor gas, tabung gas dan barang lainnya. Bahkan kusen rumah pun hilang. Kita lidik, ternyata benar mereka bertransaksi,” tandasnya. (Cektkp)