Loading...

Kepala BNNP Sumut Titip Pesan ke BNN Kabupaten/Kota, Ini Isinya…

Loading...

Kepala BNN Sumut, Brigjen Pol Marsauli Siregar. ANTO/CEKTKP

CEKTKP. MEDAN Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Brigjen Pol Marsauli Siregar meminta BNN kabupaten/kota yang ada di Sumut untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan masyarakat agar program dapat dijalankan, mengingat minimnya anggaran dana dan jumlah anggota.

“Jadi harus jaga sikap dengan bupati dan walikota setempat agar mereka mendukung penuh program-program yang akan dilakukan di daerah,” ujar Marsauli, Jumat (2/2/2018).

Dikatakan Marsauli, program BNNP Sumut ada empat yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan dan program rehabilitasi. Keempat program ini dijalankan sesuai PAGU dan struktur yang ada.

Jenderal bintang satu tersebut menuturkan, pencegahan itu bagaimana masyarakat bisa membentengi dirinya agat tidak terjebak dalam tindak pidana narkoba.

Lalu, pemberdayaan masyarakat itu perlu dilakukan karena sumber dana dan personil BNNP tidak mencukupi untuk menghadapi gempuran bahaga narkoba.

“Makanya diberdayakanlah masyarakat ini untuk menjadi penggiat anti narkoba atau relawan, supaya mereka bisa secara mandiri melakukan pencegahan atau penerangan-penerangan. Intinya semua potensi kita berdayakan,” kata Marsauli.

Baca Juga  Siapa Pemilik Tas Hitam di Kamar Hotel Saat Andi Arief Digerebek?

Lalu, kata Marsauli, program ketiga adalah pemberantasan bersifat penegakan hukum. Narkoba itu pidana dan ada Undang-undangnya, jadi itu dilaksanakan.

Tahun lalu, kata Marsauli, secara kuantitas BNNP Sumut paling banyak nangkap dan itu terus digalakkan.

“Keempat program rehabilitasi. Kenapa? Supaya korban penyalahgunaan narkoba bisa dipulihkan. Kalau dia pulih, tidak ada lagi yang mencari narkoba, bandar akan bangkrut. Yang cari narkoba inikan pecandu. Keempat program ini secara simultan harus dilaksanakan dan sama pentingnya. Ini satu sistem di BNN walaupun ada stakeholder ikut dalam program,” tegas Marsauli.

Mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut periode 2012 s/d 2014 tersebut menuturkan, setiap melakukan pemberantasan pihaknya selalu berkoordinasi dengan polisi.

Dia bilang, polisi besar sekali tugasnya dan BNN pada hakekatnya turut membantu menyelesaikan tugas polisi. Jadi, BNNP selalu berkoordinasi dengan polisi

Baca Juga  Vokalis 'Zivilia' Diciduk Polisi Simpan 9,5 Kilo Sabu dan 24 Ribu Butir Ekstasi

Dikatakan Marsauli, razia tempat hiburan malam merupakan program yang ada di BNNP.

Namun, kata Marsauli, yang paling penting itu memutus mata rantai narkoba, karena pengunjung hiburan malam ada sebagai korban dan penikmat.

“Kami meminta masyarakat untuk mendukung tugas-tugas kita. Kalau ada tindak pidana dan kalau ada keluarga yang jadi pecandu, jangan dikucilkan. Peran keluarga sangat penting di sini,” pesan Marsauli.

Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Alimuddin menambahkan, sepanjang 2017 pihaknya menangkap 38 tersangka dan berhasil mengamankan 13,348 kg sabu-sabu, 38.333 butir ekstasi, 25 kg ganja dan menemukan ladang ganja seluaa 10 hektar. (anto)