Loading...

Dorrr…!!! Tiga Sindikat Narkoba Internasional Wassalam Dipelor Polisi

Loading...

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto didampingi Dir Res Narkoba Polda Sumut, Kombes Hendri Marpaung menunjukkan barang bukti. ANTO/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN – Untuk kesekian kalinya, personel Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut menambak mati sindikat narkotika jaringan internasional.

Setidaknya ada tiga orang tersangka yang wassalam tertembus pelor polisi dari pengungkapan tiga kilo sabu yang menjadi barang bukti, Jumat (19/1/2018) lalu.

Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto, memaparkan tiga pelaku jaringan narkoba internasional asal Malaysia tersebut ditangkap dari dua lokasi berbeda.

“Penangkapan pertama terhadap dua tersangka Bakhtiar M Isa dan Ismuhar Z. Keduanya ini ditangkap di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, tepatnya di Simpang Mandala By Pass. Kemudian seorang lagi Sobirin ditangkap di Jalan Pendidikan, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang,” terang Agus kepada wartawan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkata Poldasu, Senin (22/1/2018).

Agus menambahkan, pihaknya terpaksa menembak ketiga pria ini lantaran mencoba melawan saat ditangkap. “Seperti kita tahu sendiri narkoba adalah musuh kita bersama. Kita tetap berkomitmen untuk terus memerangi narkoba seperti intruksi Presiden RI dan Kapolri, kalau bandar narkoba harus ditembak jika melakukan perlawan. Saat kita tangkap ketiga pelaku ini mencoba melawan petugas dan berusaha kabur, terpaksa kita beri tindakan terukur,” terangnya.

Baca Juga  Selundupkan Sabu 9,6 Kilo dan 9.820 Butir Ekstasi, Supian Digari Satpolair Polres Tanjung Balai

Sementara itu Direktur Resnarkoba Poldasu, Kombes Pol Hendrik Marpaung, mengatakan penyelidikan untuk pengungkapan ini dilakukan selama tiga pekan setelah adanya laporan adanya transaksi narkoba jaringan internasional. “Begitu dapat laporan langsung kita lakukan penyelidikan,” terang dia.

Pengungkapan kasus ini, kata dia, tergolong unik. Pasalnya, narkoba dari Malaysia ini masuk dari perairan Pekannaru. “Beda dari jaringan lainnya yang biasa masuk dari Aceh. Untuk kali ini pelaku mencoba mengelabui masuk dari Pekanbaru yang akan dipasarkan di Aceh,” kata dia.

Kata dia, tersangka Baktiar dan Ismuhar, ditangkap saat mengendarai mobil Avanza BK 1132 UL. “Kita lakukan penggeledahan ditemukan dari mobil 1 bungkus plastik teh cina warna kuning bertuliskan guan yin wang. Begitu kita temukan barang bukti ini, kedua pelaku mencoba melarikan diri dengan cara melawan petugas dan terpaksa kita tembak. Kemudian Sobirin kita tangkap saat mengendarai mobil sedan dengan nomor polisi BA 1961 LA. Kita temukan barang bukti 2 bungkus plastik kuning bertuliskan guan yin wang. Di saat pengembangan, pelaku ini mencoba melarikan diri dan terpaksa kita tembak,” terang dia.

Baca Juga  Jual Sabu ke Polisi, Bandot dan Adi Meringkuk di Hotel Prodeo

Kata dia, sindikat ini sengaja menjadikan Kota Medan sebagai tempat transaksi. “Sobirin datang dari Pekanbaru, sedangkan dua pelaku lagi datang dari Aceh. Kota Medan tempat transit,” jelasnya.

Hendrik menyampaikan, ketika dilakukan pemeriksaan sebelumnya, para pelaku ini mengaku baru sekali beraksi. Namun walapun demikian, pihaknya tetap terus melakukan pengembangan karena kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini. “Ya, masih dalam lidik untuk pelaku lain,” ucapnya.

Selain 3 kilogram sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa empat unit handpone, satu tas warna merah dan dua unit mobil. “Jenazah ketiga pelaku saat ini di Rumah Sakit Bhayangkara Poldasu,” ungkap Hendrik. (

anto)