Oalah!!! Kapolsek di Nias Selatan Ditangkap Polisi Polda Sumut, Kok Bisa Ya?

Ilustrasi

CEKTKP.ID, MEDAN Oalah!!! Lagi-lagi, oknum Polri menjadi bandar sabu. Kali ini si oknum Polri yang menjadi bandar sabu itu seorang perwira menengah (pamen) berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Jabatannya pun cukup mentereng, yakni seorang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara (Sumut).

Informasi yang beredar di kalangan polisi dan wartawan, Selasa (5/12/2017), menyebutkan sang oknum Kapolsek bandar sabu itu adalah AKP BS. Dia ditangkap personel Subdit II/Ditres Narkoba Polda Sumut.

Bersamanya, turut juga ditangkap sejumlah bandar lain, yang salah satunya juga merupakan oknum Polri berpangkat Brigadir Polisi, bertugas sebagai Ba Polres Tanjungbalai. Dia adalah Brigadir YMS.

Penangkapan kedua oknum polisi sabu itu, berawal ketika personel Ditres Narkoba Polda Sumut dipimpin Kanit II, Kompol Adi Saputra Siagian, Minggu (3/12/2017) kemarin, menangkap seorang bandar atas nama Conari Pernando Sitorus alias Aguan dan Gema Sitorus dengan barang bukti, 15 kilogram sabu.

Dari penangkapan itu, petugas langsung melakukan pengembangan. Nah dari pengembangan itu, petugas kembali menangkap bandar lainnya.

Baca Juga  Dua Kurir Asal Aceh Diciduk, Barang Buktinya Banyak, Tujuannya ke Daerah Ini...

Namun penangkapan itu cukup mengejutkan, karena ternyata dan ternyata yang ditangkap adalah seorang Kapolsek di Nisel, AKP BS, bersama oknum polisi Ba Polres Tanjungbalai, Brigadir YMS dan dua tersangka lainnya, R alias A dan MDS alias D alias K di Jalan Besar Delitua.

Bahkan dalam penangkapan itu, petugas harus menembak tersangka MDS alias D alias K, dengan alasan melakukan perlawanan. Tersangka tewas di tempat.

Tidak berhenti sampai di situ saja, petugas kembali melakukan pengembangan dengan cara control delivery atau pengawasan pemesanan langsung. Dari sini, petugas kembali menangkap bandar sabu lainnya, Bobby dan Joni.

Bobby ditangkap di seputaran Sunggal, bersama barang bukti 2 kilogram sabu. Sedangkan Joni ditangkap di Jalan Gagak Hitam/Ringroad dengan barang bukti 3 kilo sabu.

Informasi yang beredar juga menyebutkan, petugas masih melakukan pengembangan ke Kabupaten Batu Bara.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting membenarkan penangkapan para bandar sabu tersebut. Dia juga membenarkan jika pihak Ditres Narkoba Polda Sumut sedang melakukan pengembangan. “Sedang dalam pendalaman, besok akan dipaparkan,” katanya singkat.

Baca Juga  Penggrebekan Komplek Metropolis J City, Rupanya Segini Barang Bukti dan Tersangka yang Diamankan Polisi...

Namun anehnya, Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan yang notabene merupakan anak buah Kombes Rina Sari Ginting di Bid Humas Polda Sumut, membantah hal itu.

“Kronologis penangkapan yang beredar ini, bukan yang dikeluarkan oleh Dir Narkoba Polda. Sumbernya tidak jelas. Tolong rekan-rekan bersabar, besok yang resmi akan direlease langsung Bapak Kapolda,” katanya kepada wartawan di grup WA Polda Sumut, sekira pukul 13.47 WIB.

Pada sekira pukul 18.25 WIB, AKBP MP Nainggolan kembali mengirimkan pesan ke grup WA wartawan Polda Sumut. “Besok, Rabu, tanggal 6 Desember 2017 pukul 12.00 WIB, Bapak Kapolda Sumut akan merelease Pengungkapan Tindak Pidana Narkotik bertempat di halaman kantor Direktorat Narkoba Polda Sumut. Dimohon kehadiran rekan-rekan. Terimakasih,” katanya. (anto)