Loading...

Dua Pengedar Narkoba Pajak Kemiri Diciduk

Loading...
Tersangka Syaiful Bahri Siregar, diapit Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing dan Kanit Reskrim, AKP Martualesi Sitepu.

CEKTKP.ID, Medan – Petugas Reskrim Polsek Medan Kota menangkap dua pengedar narkoba di Pajak Kemiri Simpang Limun Medan, Selasa (27/9).

Keduanya yakni, Syaiful Bahri Siregar (31), warga Jalan Kemiri I, Gang Pondok, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota dan pria pincang, Muhammad Rapi (38), yang kos di Jalan Turi Ujung Medan.

“Awalnya, kita menangkap Syaiful Bahri Siregar di dekat rumahnya. Dari dia ditemukan barang bukti satu paket narkotika jenis sabu-sabu seharga Rp150 ribu. Lalu dari pot bunga dekatĀ  tersangka ditemukan 1 plastik berisikan 124 am ganja kering,” jelas Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Lumbantobing didampingi Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Selasa (27/9) sore.

Disebutkannya, saat itu anggota sempat terkecoh dengan seorang pria pincang yang terakhir diketahui bernama Muhammad Rapi.

Ketika itu, Muhammad Rapi tidak mengenakan baju dan sandal, hanya pakai sarung dan buka baju. Karena tidak curiga kalau pria pincang itu turut sebagai pengedar narkoba, sehingga dia tidak dibawa ke Polsek Medan Kota.

“Yang kita bawa saat itu ke Polsek hanya Syaiful Bahri Siregar dan seorang saksi bernama Reskon Purba. Ketika kita periksa, Syaiful Bahri tidak mengakui sebagai pemilik 124 am ganja yang ditemukan di pot bunga itu. Sehingga kita curiga terhadap pria pincang dimaksud,” kata Martuasah.

Berdasarkan penyelidikan, diketahui kalau ganja 124 amp itu adalah milik Muhammad Rapi.

“Akhirnya kita mencari pria pincang dimaksud dan akhirnya ditemukan sedang jalan kaki di Jalan Turi Ujung, bernama Muh Rapi (38). Pria ini sudah tiga hari numpang di rumah seorang tukang kusuk boru Pangaribuan di Jalan Turi,” sebutnya.

Saat Muh Rapi ditangkap, sambung Martuasah, dari kantongnya ditemukan sabu seberat 0,81 gram. Lalu dari pengembangan di rumah boru Pangaribuan ditemukan dari karung tempat sampah, 1 kaos berisi satu unit timbangan elektrik, 1 amp ganja dan pipet dan plastik klip kosong. Tersangka Rapi mengakui kalau barang tersebut adalah miliknya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Deliserdang itu mengatakan, kedua tersangka ditangkap atas laporan masyarakat kawasan Jalan Kemiri yang mengaku sangat resah atas beredarnya narkoba dikawasan tempat tinggal mereka.

“Atas informasi itu, kita lakukan penyelidikan hingga akhirnya Syaiful Bahri Siregar dan Muh Rapi alias Pincang kita amankan. Sementara Rekson Purba hanya sebagai saksi dan sudah dipulangkan,” pungkasnya.

Terhadap tersangka Syaiful Bahri dijerat dengan pasal 114 jo 111 UU No.35 th 2009, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Sementara terhadap Muhammad Rapi alias Pincang dijerat pasal 114 dan 112 No.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (anto/cektkp)