Loading...

Ketagihan Mantap-mantap Anak Kandungnya, Sang Ayah Rela Pulang dari Perantauan

Loading...

Cektkp.id- Polisi telah mengungkap kasus ρèmèřĸȯsààn yang dilakukan P alias Gendu, pengedar pil koplo terhadap putri kandungnya. Terungkapnya kasus ini, Gendu diduga telah mencabuli anaknya selama tiga tahun.

Saking seringnya disètüߕühi, lelaki berusia 41 tahun ini lupa berapa kali melakukan perbuatan cabulnya kepada sang anak.

Saat dihadirkan dalam rilis kasus ini di Mapolres Blitar, Jawa Timur, Rabu (4/12/2019), Purwanto hanya mengaku kerap mengancam anaknya agar tidak melawan ketika hendak disètüߕühi.

“Saya tidak ingat berapa kali, dan sesekali memukulnya karena menolak,” katanya seperti dikutip dari Jatimnet.com.

Gendu mengaku sempat merantau ke salah satu kota di Nusa Tenggara Timur, namun kemudian memilih pulang ke kampung halaman. Hal ini dilakukan karena ketagihan mengajak anaknya berbuat tak senonoh.

Baca Juga  Divonis 3 Tahun Penjara, Ramadhan Pohan Masuk Lapas Tanjung Gusta

Gendu mengaku aksi pemerkosan itu lantaran dirinya terinspirasi tontonan vıdèȯ ρȯřnȯ. Bahkan, lelaki 41 tahun itu pernah mengajak anaknya berhubungan badan sambil memeragakan adegan di video tersebut.

“Saya terinspirasi vıdèȯ ρȯřnȯ di HP, dan pernah melihat bersama,” katanya.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan pencabulan terhadap anak kandung itu terbongkar diawali dengan pengembangan kasus peredaran narkoba jenis pil dobel L.

Kami menangkap PG (Purwanto) karena menjadi target operasi Polsek Ponggok dan menyita barang bukti 267 butir pil dobel L dari rumah pelaku,” kata mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, pelaku juga melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya lebih dari dua tahun. Selain itu, korban melapor ke Polsek Ponggok didampingi ibu dan perangkat desa.

Baca Juga  Sial! Maling Motor Jual Hasil Curian kepada Pemiliknya

Sebetulnya korban sudah lama memendam untuk melapor kejadian ini, namun takut ancaman pelaku,” Leo, sapaannya, menambahkan.

Buntut dari tindakan lucah tersebut, Gendu kini telah ditahan di Mapolres Blitar Kota dan akan dijerat dengan pasal berlapis tentang UU Kesehatan dan UU Perlindungan Anak. Sementara korban masih dalam pemeriksaan visum dan psikis.

Sumber: suara.com