Loading...

Selain Jual Kartu Surga, Kakek Ini Juga Mengubah Isi Al Quran

Loading...

Cektkp.id- Selain menjual kartu surga, Puang Lallang alias Maha guru (74) yang ditetapkan sebagai tersangka terkait penistaan agama dan juga dijerat pidana pencucian uang, juga telah menikahkan pengikutnya tanpa wali.

“Selain modus ekonomi, tersangka juga diketahui menikahkan pengikutnya tanpa dihadiri wali nikah dan dokumen resmi dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat,” kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga kepada okezone, Selasa 5 November 2019.

Lebih lanjut Shinto mengtakan, sudah ada warga yang melapor dan resah karena ada jemaahnya yang telah dinikahkan tanpa wali nikah dan tanpa dicatat kantor urusan agama.

“Yang akibatnya warga tersebut tidak mendapat akte nikah dan akte kelahiran,” ungkap Shinto.

Selain itu, tersangka Maha Guru juga telah mengubah isi ayat suci Al-quran sesuai keinginannya. “Banyak ayat suci Alquran yang diberi makna sesuai selera tersangka (Puang Lalang) juga pengikut diwajibkan membayar zakat MAL (harta) sebesar 2,5 % dari penghasilan para pengikut,” tutur Shinto.

Baca Juga  Terjun ke Dunia Esek-esek Karena Terlilit Hutang, Ternyata Segini Tarif Sekali Kencan PA

Shinto menyebutkan, dalam ayat yang diubah yaitu Adanya Allah pencipta, Allah Mama (ibu), Allah Bapa, Allah Iblis, Allah Jin, Allah Syeitan, Allah Nafsu. Alquran adalah hasil modifikasi modern yang terdiri dari 6400 ayat yang seharusnya 6666 ayat.

“Adanya kitab suci tersendiri (Kitabullah) dan akibatnya melecehkan Alquran. Adanya pemlesetan ayat suci alquran. Seperti bahwa sesungguhnya kebenaran itu tidak ada dalam Alquran dan juga manusia bila sudah tidak ada atau wafat maka akan diangkat oleh Allah menjadi Tuhan yang sebenarnya serta berbagai ajaran lainnya,” jelas Shinto.

Bukan hanya itu, Maha Guru juga mengangkat dirinya sebagai Maha Guru dan Rasul. Yaitu Maha Guru dapat memperpanjang umur pengikutnya bertambah 15 tahun.

Baca Juga  Dicekoki Miras, Siswi SMA Digilir 5 Pria Semalaman

“Dalam kitabnya Allah memperlihatkan wajahnya kepada orang yang berdzikir. Kitabullah yang dimaksud adalah kitab yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada syekh Yusuf di surga yang kemudian ditemukan di peti jenazah syekh Yusuf,” jelas Shinto.

Adapun tersangka Maha Guru dijerat dengan Pasal 156 a KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3,4,dan 5 UU No 8 Tahun 2010 dan atau UU No22 tahun 1946 dengan ncaman hukuman 5 hiingga 20 tahun penjara.

Sumber: okezone.com