Loading...

Astaga, Ibu Kandung Ajak Anaknya Threesome dengan Bapak Tiri

Loading...

Cektkp.id- Gadis berusia 15 tahun menjadi korban tidak terpuji yang dilakukan RT , 43, dan Mir, 39, yang tak lain adalah ibu kandung dan bapak tiri korban. Kedua pelaku mengajak korban untuk ߕèřsètüߕüh di rumahnya, kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.

Perbuatan bejad tersebut diketahui setelah K mengadu ke ayahnya bahwa telah disètüߕühi bersama-sama dengan ibunya. Kasus itu lalu dilaporkan ke Polres Jaksel sehingga kedua tersangka ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Ghalib Sinjaya mengatakan, tersangka telah melakukan perbuatan bejat itu sejak Oktober 2018 hingga Januari 2019 .

“Sudah lebih dari dua kali pelaku melakukan aksi bejatnya itu pada korban, Jadi, korban ini anak kandung si tersangka Mir. Dia cerai sudah 8 tahun dengan suami yang lama. Dan menikah lagi dengan RT sudah tiga tahunan,” ujarnya Kompol Andi.

Tersangka RT berkata pada Mir kalau dia ingin melakukan sensasi threesome saat berhubungan badan. Dari situ, Mir lantas membolehkan dan menyuruh anaknya, KN menuruti kemauan bejat RT.

Baca Juga  Ninja Sawit Beraksi Ketahuan Security, Kini Gol di Polsek Selesai

“Saat itu, korban diimingi bakal diberikan uang Rp200 ribu dan akan dibelikan handohone oleh ayah tirinya,” tutur Kompol Andi Ghalib.

Korban, sebetulnya menolak melakukan perbuatan aneh itu. Hanya saja ibundanya malah memaksanya. Alhasil, saat ibu korban tengah berada di kamar mandi, korban disuruh masuk ke dalam kamar mandi.

Gadis berusia 15 tahun ini diancam tidak boleh menceritakan perbuatan itu ke siapapun “Di waktu berbeda, korban kembali disètüߕühi oleh pelaku di hadapan ibunya, tapi ibunya hanya diam saja. Bahkan, sempat juga korban disètüߕühi dihadapan anaknya (adik korban),” terangnya.

Setelah tidak tahan atas perbuatan bejat itu korban mengadu kepada ayah kandungnya, SI hingga akhirnya dilaporkan ke polisi. Baru pada 30 Januari 2019 kemarin, polisi menangkap kedua tersangka itu dikediamannya.

Baca Juga  Fortuner Seserahan Pedagang Bakso ke Istri Ternyata Hasil Curian

Tersangka RT yang jadi satpam di rumah sakit dan ibu korban dijerat pasal 76 huruf D Juncto pasal 81 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami bersama UPT Pemberdayaan Perempuan dan Anak juga melakukan bimbingan konseling pada anak untuk memulihkan trauma ataupun hal yang berdampak negatif pada pertumbuhan anak. Sebab, korban ini sangat trauma atas kejadian itu dan malu,” katanya.

Sumber: suara.com