Loading...

BNN Lampung Bongkar Sindikat Narkoba yang Dikendalikan Napi LP Rajabasa

Loading...

Cektkp.id- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung berhasil membongkar jaringan pengedar narkoba, yang dikendalikan oleh Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa, Bandar Lampung. Lima orang ditangkap, dua diantaranya ditembak, dengan barang bukti 2 ribu butir pil ekstasi dan 200 gram sabu.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga SH, Minggu (13/1/2019) menjelaskan, lima orang yang diamankan, yakni, RA binti AS (28); IG bin K (51), napi Lapas Rajabasa, luka tembak di kaki; YTW alias Cong (30), napi Lapas Rajabasa, luka tembak di kaki; HF alias Jon bin S (36), dan A alias Ompoy bin M (21). “Barang bukti, dua bungkus ekstasi kurang lebih 2.000 butir, dan dua paket sabu kurang lebih 200 gram, serta empat unit handphone,” terangnya.

Baca Juga  Korban Tabrak Lari, Tukang Becak Ini Kok Dipenjara

Dijelaskannya, pada Kamis (10/1/2019) sekira pukul 14.00 WIB di Jalan RA Kartini, Bandar Lampung, petugas BNNP mendapati seorang perempuan RA bin AS membawa satu bungkus plastik warna putih berisi dua plastik bening ukuran sedang berisi pil berwarna orange sebanyak kurang lebih 2.000 butir ekstasi, dan dua paket sabu sebanyak kurang lebih 200 gram.

Setelah dilakukan interogasi singkat, papar Tagam, diketahui bahwa RA merupakan kurir yang dikendalikan oleh IG yang merupakan Napi Lapas Rajabasa. Kemudian IG mengirimkan nomor telepon seseorang yang harus dihubungi RA untuk mengambil bungkusan narkotika tersebut.

Selanjutnya pada sekira pukul 18.30 WIB di Jalan Wolter Monginsidi, dilakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki, HF dan A selaku kurir yang diperintahkan oleh YTW yang merupakan Napi Lapas Rajabasa, untuk mengambil narkotika tersebut dari RA.

Baca Juga  Siswa di Riau Nekat Cekik dan Pukul Kepala Sekolah Hingga Babak Belur

Selanjutnya dilakukan penjemputan terhadap kedua napi, IG dan YTW ke Lapas Rajabasa.

Setelah dilakukan interogasi, IG menerangkan, yang menyerahkan narkotika kepada RA di Mal Kartini adalah R. Kemudian dilakukan pengembangan. Dalam perjalanan IG dan YTW berusaha melarikan diri saat anggota membuka pintu mobil. Keduanya kemudian dilumpuhkan oleh anggota BNNP Lampung dengan menembak dua kali di bagian kaki keduanya setelah sebelumnya memberikan tembakan peringatan. (aul/rel/cektkp)