Nasib Penculik Siswi SMP di Nias Selatan Jadi Begini…

Kapolres Nisel, AKBP Faisal F Napitupulu menginterogasi tersangka penculikan anak. IST/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDANPolres Nias Selatan (Nisel) mengamankan seorang sopir yang telah menculik siswi kelas Sekolah Menengah Pertama (SMP), MLZ (15), warga Desa Tuhegewo, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nisel, Sumatera Utara (Sumut).

Informasi dihimpun CekTKP, Senin (5/3/2019), Kapolres Nisel, AKBP Faisal F Napitupulu menjelaskan, tersangka Bezanolo Laia alias Beza (19), warga desa yang sama dengan korban ditangkap di Gunung Sitoli, Nias, ketika hendak membawa gadis di bawah umur tersebut ke Sibolga, Jumat (2/3/2018) lalu.

“Tersangka kita tangkap saat membawa korban di atas kapal tujuan Sibolga,” terang Faisal.

Diungkapkan Faisal, sebelumnya tersangka bekerja sebagai kernet mobil usaha milik ayah korban. Selama bekerja, rupanya tersangka diam-diam menjalin hubungan cinta terlarang dengan korban sejak Juni 2017.

Baca Juga  Ditangkap di Bandara Soetta, Ngapain Ratna Sarumpaet Ingin Terbang ke Chile?

Dalam perjalanan asmara yang tidak terendus orangtua korban, tersangka sering melakukan pelecehan seksual terhadap siswi SMP tersebut, meskipun mereka sudah berstatus pacaran.

“Selama mereka berpacaran, korban mengaku kerap mendapat pelecehan seksual dari tersangka,” ungkap mantan Kasubdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut tersebut.

Puncaknya, pada Jumat (2/3/2018) lalu, tersangka menculik korban setelah mereka bertemu di Simpang 5 Pasar Teluk Dalam. Tersangka membujuk rayu korban untuk dilarikan ke ke Sibolga menggunakan kapal laut dari pelabuhan penyeberangan Gunung Sitoli.

Beruntung, aksi tersangka diketahui orangtua korban hingga kasusnya dilaporkan ke Polres Nisel. Petugas langsung bergerak dan tersangka berhasil diamankan bersama korban di atas kapal.

Baca Juga  Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka, Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara

“Orangtua korban melaporkan, anaknya telah diculik kernetnya. Kurang dari 24 jam, tersangka dapat kita amankan bersama korbannya,” pungkas Faisal.

Selanjutnya tersangka dan korban diamankan ke Mapolres Nisel. Tersangka dijerat pasal 332 ayat 1 ke 1e dari KUHPidana subsidair pasal 82 ayat 1 dari UU RI No.17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak. (anto)