Mau Kabur, Maling Dipelor Polisi…

Tersangka saat dirawat di rumah sakit. ANTO/CEKTKP

CEKTKP.ID, PATUMBAK M Fahrozi (27), warga Perum Bumi Serdang Damai, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) dipelor polisi.

Dia merupakan 1 dari 2 tersangka pencurian di rumah salah seorang warga Jalan Topaz IV, No.1, Perum Bumi Serdang Damai, Desa Sigaragara Kecamatan Patumbak, 30 November 2017 lalu ini, dipelor petugas karena berusaha kabur saat akan ditangkap. Sementara 1 pelaku lain, Tompel (28), masih diburu.

Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Ahmadi kepada wartawan, Senin (12/2/2018), menyebutkan penangkapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan kasus pencurian yang dilaporkan korban atas nama Heriza Putra (39), warga Jalan Topaz IV, No.1, Dusun V, Desa Sigaragara, Patumbak sesuai LP/917/XII/2017/SU/RESTABES/SEK PATUMBAK Tanggal 2 Desember 2017 lalu.

“Dalam laporan kasus itu, sebelumnya korban mengaku rumahnya dibobol kawanan pencuri bertepatan ketika tengah mengantarkan anaknya ke sekolah. Pencurian itu baru disadari korban saat kembali ke rumah dan melihat sejumlah barang berharga, berupa 2 unit telivisi berukuran 32 dan 22 inci, 1 unit Playstation (PS) dan tabung gas miliknya lenyap,” jelas Yasir.

Baca Juga  Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Puisi "Ibu Indonesia"

Lebih lanjut disampaikan Yasir, berdasarkan laporan itu, pihaknya melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).

Senin (12/2/2018) dinihari, pihaknya mendapat informasi salah seorang tersangka pelaku hendak menjual hasil kejahatannya.

“Setelah mendapatkan informasi itu, petugas kita langsung turun mendalaminya dengan cara undercover buy menyangkut barang-barang yang akan dijual. Ternyata benar barang yang ditawarkan untuk dijual berupa Playstation 3 dan Loudspeaker itu dibawa salah satu tersangka berinisial MF dan langsung diamankan,” ungkap Yasir.

Hasil interogasi, sambung Yasir, tersangka mengakui perbuatannya. Dia beraksi di kediaman korban bersama Tompel. Namun saat pengembangan untuk menangkap Tompel, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha kabur hingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya.

Baca Juga  Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Puisi "Ibu Indonesia"

“Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas terukur berupa tembakan di bagian kaki karena berusaha melawan saat petugas melakukan pengembangan mencari keberadaan tersangka lain. Saat ini kasusnya masih didalami, satu tersangka lain yang DPO sudah diketahui dentitasnya dan sedang kita buru,” pungkas Yasir. (anto)