Loading...

Polda Sumut Buru 2 Lagi DPO Perampokan ATM Antar Provinsi Sampai ke Daerah Ini…

Loading...

Para kawanan rampok ATM antar provinsi saat diamankan polisi. DOK/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN – Personel Subdit III/Jatanras Polda Sumut memburu 2 tersangka lagi yang tergabung dalam komplotan perampok anjungan tunai mandiri (ATM) antar provinsi.

Perburuan pun digencarkan ke daerah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

“Jadi kita butuh doanya, semoga anggota segera meringkus ke-dua pelaku dan membawanya ke Polda Sumut. Total sudah 8 tersangka kita bekuk dan tinggal 2 tersangka yang masih Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkap Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Poldasu, AKBP Faisal Napitupul kepada wartawan, Selasa (29/8/2017).

Menurut Faisal, 2 DPO tersebut termasuk pelaku yang terlibat dalam aksi perampokan ATM BRI Syariah Tebingtinggi dan aksi perampokan ATM di Palembang.

“Jadi bisa dibilang, 2 DPO ini adalah perampok yang aktif bermain di Kota Palembang. Dan mereka yang memberi jalan atau menunjuk di mana tempat yang akan menjadi sasaran aksi mereka di sana,” bebernya.

Disebutkan Faisal, setiap pelaku berdomisili di lokasi yang berbeda. Mereka berkumpul setelah mendapat undangan dari otak pelaku, Tunggul dan Siregar alias Botak.

Baca Juga  Pesta Ehek-ehek Tukar Istri, Segini Tarifnya

“Setelah mereka berkumpul, lalu Siregar alias Botak (tertangkap) untuk menjalankan perannya sebagai dukun atau orang pintar. Dialah yang menentukan hari baik mereka beraksi, bahasa mistisnya sebagai penerawang. Sedangkan yang lain menyusun setrategi dengan menggambar objek yang akan mereka rampok,” sebutnya.

Dia juga menyampaikan, tidak akan segan-segan memberi tindakan tegas kepada para tersangka, khususnya pelaku kriminal yang beraksi di Sumatera Utara (Sumut).

“Dan saya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas kepada yang bersangkutan. Untuk itu, saya minta untuk para pelaku yang belum tertangkap segera menyerahkan diri ke Polda Sumut. Sebelum saya datang dan memberi hukuman. Pastinya, itu sangat menakutkan,” tandasnya.

Sebelumnya, setelah melakukan penyelidikan selama hampir 2 bulan, Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut berhasil mengungkap misteri perampokan mesin ATM BRI Syariah di Tebingtinggi dengan mengamankan 6 orang tersangka.

Baca Juga  Tak Suka Aktivitasnya Sering Diintip, Pria 38 Tahun Bacok Rinto Harahap Hingga Tewas

Mereka adalah Tunggul Hatigoran Sihombing (43), kemudian menyusul 5 tersangka lainnya yakni, Burhanudin alias Burhan alias Regar Botak (66), Arifin Siregar alias Siregar alias Ardiansyah (42), Pirman Siregar (36), Armen Sinaga (54) dan Alidin (38). Keenamnya terpaksa dihadiahi timah panas karena mencoba melawan.

Tiga hari berlalu, personil Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut kembali meringkus 2 tersangka lain, R alias Tupang dan Jailani alias Metal dari tempat persebunyian di daerah Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kedua perampok tersebut juga dihadiahi timah panas di kakinya lantaran mencoba melawan saat akan ditangkap. (anto)