Loading...

Door!! Door!! 2 Pelaku Perampokan ATM Antar Provinsi Rubuh Ditembus Timah Panas…

Loading...

Salah seorang tersangka yang ditembak polisi. ANTO/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN – Door!! Door!! Lagi, peluru petugas Subdit III/Jatanras Polda Sumut mengatarkan 2 pelaku perampok BRI Syariah Tebingtinggi ke RS Bahyangkara Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Mereka adalah Jailani alias Metal dan R alias Tupang. Keduanya warga Batam, Provinsi Kepri.

Kasubdit III/Jatanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu didampingi Kanit Opsnal Polda Sumut, Kompol Saprizal kepada wartawan, Senin (28/8/2017), mengatakan penangkapan kedua tersangka berdasarkan hasil pengembangan dari 6 tersangka perampokan BRI Syariah Tebingtinggi yang ditangkap sepekan lalu.

Pelaku yang tertembak saat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Medan. ANTO/CEKTKP

Dari pengakuan mereka, lanjut Faisal, para tersangka menyebut tersangka Metal dan Tupang ikut serta dalam aksi perampokan yang mereka lakukan di beberapa provinsi di Indonesia.

“Dari pengakuan itu, kita lakukan pengejaran ke tempat persembunyian ke-dua tersangka di daerah Batam, Provinsi Kepri. Dan puji tuhan, kita berhasil meringkus mereka,” kata Faisal.

Baca Juga  Pembawa Bendera Tauhid Resmi Jadi Tersangka

Lebih lanjut, Faisal mengungkapkan, saat proses penangkapan berlangasung. Tersangka Metal dan Jailani mencoba melawan dengan memukul salah seorang petugas.

Alhasil, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki tersangka.

Kasubdit Jatanras Poldasu, AKBO Faisal Napitupulu. ANTO/CEKTKP

“Jadi, mereka ini memang perampok yang sudah profesional. Mereka merancang strategi sebelum menjalankan aksi mereka. Dan hebatnya lagi, mereka memiliki jaringan perampok disetiap daerah yang mereka kunjungi. Sementara ini, mereka sudah beraksi di 7 provinsi dan 24 kabupaten/kota di Indonesia,” ungkapnya.

Faisal menambahkan, sampai saat ini, pihaknya masih berada di lapangan untuk memburu 2 tersangka lain yang belum tertangkap.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Baca Juga  Dugaan Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook, Kejari Asahan Siap Seret Bripka Saperio ke Pengadilan

Sebelumnya, setelah melakukan penyelidikan selama hampir 2 bulan, Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut akhirnya mengungkap misteri perampokan mesin ATM BRI Syariah di Tebingtinggi dengan mengamankan 6 orang tersangka.

Mereka adalah, Tunggul Hatigoran Sihombing (43), kemudian menyusul 5 tersangka lainnya yakni, Burhanudin alias Burhan alias Regar Botak (66), Arifin Siregar alias Siregar alias Ardiansyah (42), Pirman Siregar (36), Armen Sinaga (54) dan Alidin (38). Keenamnya juga dihadiahi timah panas karena mencoba melawan saat akan ditangkap. (anto)