Loading...

Rekonstruksi Pembunuhan Keluarga Riyanto Akan Dikawal Ketat

Loading...

CEKTKP.ID, MEDAN-Rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan lima orang anggota keluarga di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli pada awal Mei 2017, rencananya akan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Tindakan itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama jalannya rekonstruksi berlangsung nantinya.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi lokasi rekonstruksi juga harus benar-benar steril dari masyarakat.
Nurfallah juga menyebutkan, nantinya dalam rekonstruksi yang akan berlangsung di rumah Riyanto itu rencananya akan diturunkan personel Brimob dan Sabhara untuk mengawal dan mengamankan jalannya rekonstruksi itu nantinya.

“Brimob dan Sabhara akan diturunkan. Sebab tujuan dari rekonstruksi ini kan untuk mencocokkan keterangan para pelaku dengan fakta sesungguhnya. Sehingga kita ingin rekonstruksi atau reka ulang itu berjalan lancar tanpa adanya gangguan,” jelas Nurfallah.

Lebih lanjut, Nurfallah menjelaskan rekonstruksi pembunuhan yang menjadi perhatian masyarakat luas itu rencananya akan dilakoni langsung oleh para pelaku, yaitu Andi Matalata alias Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra.

Baca Juga  Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan, Kasusnya Masih Gelap

“Nanti para pelaku akan kita hadirkan. Walaupun saat rekonstruksi nanti mereka belum sembuh karena masih mengalami luka tembak, maka akan kita pakaikan kursi roda,” ujarnya. Ia juga menyebutkan pelaksanaa rekonstruksi ini mengalami penundaan dari yang direncanakan pada pekan ini menjadi awal Mei 2017. Hal itu disebabkan penyidik yang menangani kasus pembunuhan sadis yang diotaki oleh Andi Lala sedang bertugas ke luar kota, sehingga harus memundurkan waktu pelaksanaannya.

“Memang rencananya kemarin pekan ini. Tetapi karena penyidiknya juga lagi tugas ke Luar Kota, jadi diundur,” ungkapnya.

Untuk itu, Nurfallah menyebutkan telah menjadwalkan ulang pelaksanaan rekonstruksi kasus yang menjadi perhatian bagi masyarakat banyak ini.

“Bila tidak berubah lagi maka pada tanggal satu atau tanggal dua Mei ini kita gelar rekonstruksinya di TKP (rumah Riyanto) dan di Lubukpakam,” jelas perwira berpangkat melati tiga tersebut.

Baca Juga  Kadernya Diduga Terlibat Tewasnya Bocah SD, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum

Kasus pembunuhan di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Deli pada Minggu (9/4) lalu menewaskan lima orang anggota keluarga. Para korban yang tewas diketahui bernama Riyanto, Sri Ariyani, Shifa Hinaya, Gilang Laksono dan Sumarni.

Satu korban selamat, yaitu Kinara bocah berusia empat tahun yang kini masih menjalani pemulihan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Dalam kasus itu, tim gabungan dari Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan berhasil menangkap seluruh pelaku yaitu Andi Matalata alias Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra serta seorang penadah sepeda motor milik Riyanto yang dijual pelaku, yaitu Ricky alias Keriting. (CEKTKP/ANTO)