Loading...

Lihat Foto-foto Saat Personel Gabungan Ditres Narkoba Menyerbu Jermal 15

Loading...

CEKTKP.ID, MEDAN-Geram salah seorang personelnya digebuki dan dibacok komplotan bandar narkoba saat melakukan penggerebekan di Jalan Jermal 15, Gang Dojo, Medan Denai, Kamis (6/4) kemarin, puluhan personel gabungan Ditres Narkoba, Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Polrestabes Medan, pun melakukan ‘balas dendam’ Jumat (7/4) dinihari, sekira jam 04.00 WIB, personel gabungan ‘menyerbu’ lokasi tersebut.

Foto: Polisi Saat Melakukan Pengeledahan Penyisiran (sumber foto;Ist/global medan)

Hasilnya, petugas kembali mengamankan empat orang yang diduga turut melakukan penganiayaan terhadap personel Ditres Narkoba Polda Sumut, AKP Akhiruddin Rangkuti.

Setelah diamankan, keempatnya langsung diboyong ke Mapolrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan. “Kita menyesalkan peristiwa penganiayaan terhadap personel kita.

Saat akan dilakukan penangkapan, ada yang memprovokasi warga, sehingga terjadi penganiayaan. Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan tiga orang dan tadi pagi kembali dilakukan penangkapan terhadap empat orang yang diduga ikut bersama-sama melakukan penganiayaan, yang dipimpin Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Jumat (7/4) siang.

Foto: Kapolrestabes sandi nugroho Saat Dikonfirmasi Mengenai Pengeroyokan di Jernal 15 (sumber foto: Ist/Global medan)

Ditanya apakah keempat orang yang diamankan tersebut termasuk dalam komplotan bandar narkoba di daerah tersebut, Rina mengatakan, hal itu masih dilakukan pendalaman.

Baca Juga  Foto dan Video Mesum Diduga PNS Pemprov Jabar Ternyata Guru Honorer

“Sekarang keempatnya bersama tiga orang yang ditangkap sebelumnya, masih dilakukan pemeriksaan di Polrestabes Medan,” jawabnya.

Foto: Polisi Saat Melakukan Pengeledahan (sumber foto:Penyisiran (sumber foto;Ist/global medan)

Foto : Polisi Saat Melakukan Penangkapan Pria yang diduga ikut Terlibat Pengeroyokan (sumber Foto:Ist/Global Medan)

Untuk pasal yang disangkakan terhadap keempat orang yang ditangkap itu, sambung Rina, akan dikenakan pasal penganiayaan secara bersama-sama.

“Untuk pasalnya, yang jelas penganiayaan secara bersama-sama. Untuk keterlibatan dalam kasus narkoba, masih dalam penyelidikan,” sebutnya.

Terkait masalah narkoba tersebut, Rina mengimbau, agar masyarakat pro aktif membantu kepolisian dalam upaya pemberantasan peredaran barang haram tersebut.

“Kita (polisi) tidak bisa bekerja sendirian, jumlah personel terbatas, peralatan sarana dan prasaran terbatas. Maka dari itu, perlu ada peran serta masyarakat membantu kita (polisi) untuk memerangi peredaran narkoba itu,” imbaunya.

Diketahui sebelumnya, AKP Akhirudin Rangkuti, salah seorang personel Unit III Subdit III Ditres Narkoba menjadi korban penganiayaan sejumlah orang yang diduga merupakan komplotan bandar sabu di Jalan Jermal 15, Gang Dojo, Kecamatan Medan Denai, Kamis (6/4) kemarin.

Baca Juga  Ada Kursus Veneer Gigi Ilegal di Sumut, Dinkes dan PDGI Turun Tangan

Karena menjadi korban penganiayaan, akhirnya AKP Akhirudin Rangkuti pun dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) Materna, Jalan Teuku Umar, Medan.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki, akibat terkena pukulan balok dan batu. Bahkan, AKP Akhirudin nyaris dibacok dengan sebilah kampak. (CEKTKP/ANTO)