Loading...

Berkat Tukang Becak, Penjambret Ibu Rumah Tanggal Berhasil Tangkap

Loading...

CEKTKP.ID, MEDAN- Pelaku Jambret di kota medan sepertinya tidak pernah merasa jera, kali ini pelaku kejahatan Jambret dilakukan oleh pria yang bernama Tohap Banjarnahor (33), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Asri, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Kota.

Dengan alasan Kebutuhan rumah tangga ia mau melakukan perbuatan jahatnya di jalanan, Kali ini korbannya adalah ibu rumah tangga, Nopridawati (43).

Pelaku babak belur dihajar oleh massa karena geramnya akan tindak kejahatan yang dilakukannya, pasalnya ia ketahuan menjambret kalung emas milik ibu rumah tangga (IRT), Nopridawati (43), warga Jalan Bajak ll, Kelurahan Harjosari ll, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (16/12) malam lalu, sekira jam 20.30 wib. Pria yang sudah mempunyai seorang anak ini masih terbilang beruntung. Sebab, ketika warga akan membakarnya, saat itu ada petugas Polsek Patumbak yang melintas di tempat kejadian dan langsung mengamankan pelaku.

Petugas langsung memboyongnya ke Mapolsek Patumbak, guna proses hukum lebih lanjut. Sementara korbannya, Nopridawati menyusul membuat pengaduan di Mapolsek Patumbak.

Baca Juga  Unggah Video Plesetkan Azan, Pemuda di Babel Diciduk Warga

Menurut pengakuan Tohap, Selasa (20/12), dia mengaku telah 2 kali melakukan penjambretan kalung emas di jalanan. Pertama, milik wanita keturunan tionghoa di Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru Medan. Hasil dari menjambret waktu itu, Tohap mengaku telah menjualnya di Pasar Simpang Limun Medan, dengan harga Rp700 ribu.

Dan yang kedua adalah Nopridawati. Dia menjelaskan, saat itu dia sedang jalan-jalan sendirian dengan mengendarai kereta Honda Scoopy, warna merah, BK 3791 YAT. Niatnya tidak lain dan tidak bukan untuk mencari mangsa. Pada saat itu pula, dia melihat Nopridawati berjalan seorang diri dengan kalung emas melingkar di lehernya. Tentu saja kesempatan itu tidak disia-siakan Tohap.

Tanpa ragu, Tohap Banjarnahor langsung menghampiri Nopridawati dan langsung menyambar kalung emas korbannya itu. Nopridawati yang sadar telah menjadi korban perampokan, spontan berteriak, jambret, jambret! Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang tengah melintas. Tanpa dikomando, warga langsung mengejar pelaku. Kebetulan, seorang penarik becak bermotor (parbetor) yang mengetahui hal itu langsung memalangkan betornya di tengah jalan. Pelaku pun tak bisa bergerak lagi dan langsung menjadikan pelaku sebagai samsak hidup.

Baca Juga  Gathering Maksiat di Puncak Bogor Digerebek Polisi

“Gara-gara tukang becak itulah saya ketangkap pak. Karena jalan saya dihalangi dengan becaknya. Mau balik, warga sudah ramai di belakang sana mengejar saya juga,” katanya.

Kapolsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi saat memamerkan tersangka, menerangkan pelaku akan dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.(Anto/cektkp).